Inseminasi Buatan Terobosan Baru dalam TMMD


Kolonel (Inf) Muhammad Luthfie

Suarakendari.com-Kolonel (Inf) Muhammad Luthfie sebagai perwakilan dari Tim Wasev (Pengawasan dan Evaluasi) TMMD 104, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap progress TMMD 104 di Konawe, Sulawesi Tenggara. Diantaranya adalah kegiatan IB (Inseminasi Buatan) yang merupakan pertama kali dan satu-satunya dalam kegiatan TMMD, dimana Babinsa TNI Kodim 1417/KDI mampu melakukan proses inseminasi buatan terhadap sapi milik peternak. 

“Ini sebuah terobosan baru, dan semoga menjadi standar dan percontohan bagi kegiatan TMMD berikutnya, ” katanya dalam acara talkshow “Surya Merekah di Ufuk Konawe”. Acara yang didukung RRI (Radio Republik Indonesia) Sulawesi Tenggara ini diadakan sebagai media sambung rasa antara masyarakat, TNI, dan pihak pemerintah. 

Dansatgas TMMD 104 Konawe, Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya menjelaskan bahwa babinsa-babinsa yang yang ditunjuk menjadi inseminator, telah mendapatkan pelatihan secara khusus oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Konawe. “Sejak Desember 2013, mereka telah mendapatkan pelatihan ketrampilan inseminasi buatan dari Dinas,” jelasnya.

Sejumlah 70% sapi, dari target 240 ekor sapi, telah berhasil dilakukan inseminasi buatan. “Kami akan selesaikan sisanya dalam pekan ini. Walau kegiatan TMMD ini berakhir, babinsa yang menjadi petugas inseminator tetap kami pertahankan untuk tetap melakukan kegiatannya,” katanya menambahkan. 

Selama ini, dalam program IB yang didukung oleh TNI (termasuk dalam bentuk kegiatan TMMD, baik reguler maupun non-reguler), IB hanya dilakukan oleh petugas dari Dinas Pertanian/Peternakan yang terkait. Tidak dilaksanakan langsung oleh prajurit TNI.

Keberhasilan prajurit TNI dalam melakukan IB ini secara mandiri, tentu merupakan sebuah terobosan dan selaras dengan program “Sejuta Sapi” yang dicanangkan oleh Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa. UT

TMMD 104 Konawe Berikan Vitamin Balita Gratis

Suarakendari.com-Puluhan anak-anak usia balita bersama ibu mereka, berkumpul di lapangan kecamatan Anggotoa, Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu pagi (20/03/2019). Anak dan ibunya tampak sabar mengantri untuk mendapatkan vitamin bagi balita yang disediakan secara gratis di Posko Pelayanan Kesehatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan yang diselenggarakan Kodim 1417/KDI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe.

Tutik (34 tahun), warga desa Nario Indah, mulai pagi datang dan mengantri untuk mendapatkan vitamin bagi anaknya yang berusia 3 tahun.  Usai memperoleh vitamin anak dan penjelasan dari tenaga medis yang bertugas di posko pelayanan kesehatan, Tutik mengungkapkan rasa senangnya. “Iya, kami senang sekali, karena vitamin ini sangat penting bagi pertumbuhan balita. Barusan saya dijelaskan mengenai dosis penggunaannya, ” katanya gembira.

Selain memberikan vitamin, Posko Pelayanan Kesehatan itu, juga melayani pemeriksaan dan pengobatan penyakit, yang dikeluhkan warga di kecamatan Anggotoa. Terdapat 4 dokter dan 20 tenaga medis yang ikut mendukung kegiatan, yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan TMMD 104 kodim 1417 kendari di KabupatenKonawe.

“Kami ingin kehadiran prajurit TNI di Konawe ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, termasuk dalam pelayanan kesehatan, ” pungkas Dansatgas TMMD, Letkol Cpn Fajar LH Wijaya. UT

TNI-RRI Gelar Talkshow “Surya Merekah di Ufuk Konawe”

Suarakendari.com-Kodim 1417/KDI bekerjasama dengan RRI (Radio Republik Indonesia) Sulawesi Tenggara, mengadakan acara Talkshow bertema “Surya Merekah di ufuk Konawe”. Acara ini dikemas dalam suasana yang santai sebagai bentuk media sambung rasa antara masyarakat di 5 desa tempat kegiatan TMMD 104 yang berlokasi di Kecamatan Anggotoa, Konawe, dengan TNI dan Pemerintah Daerah. Pihak TNI sendiri juga menggali hal-hal yang telah dilakukan dan umpan balik dari masyarakat terhadap program TMMD 104.

Bertindak sebagai narasumber, Dansatgas TMMD 104 Konawe (Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya), Pemda Kabupaten Konawe (diwakili oleh Sekda Ferdinand, Sp.Mh), dan Wakil Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD 104, Kol.(Inf) Mochammad Lutfie Beta.

Dalam paparannya, Dansatgas TMMD 104 menyatakan, dari 5 sasaran fisik yang menjadi fokus pekerjaan dalam TMMD ini, sudah sekitar 90 persen diselesaikan dengan baik. “Kami mentargetkan tanggal 24 Maret, semua kegiatan sudah selesai. Sehingga sebelum tanggal 27 Maret (penutupan TMMD), para anggota satgas memiliki waktu istirahat yang cukup untuk mempersiapkan acara penutupan”, katanya.

Sementara itu, Kol. Muhammad Lutfie sebagai perwakilan dari Tim Wasev (Pengawasan dan Evaluasi) TMMD 104, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap progress TMMD 104 di Konawe ini. Diantaranya kegiatan IB (Inseminasi Buatan) yang merupakan pertama kali dan satu-satunya dalam kegiatan TMMD, dimana TNI melalui perangkat Babinsa mampu melakukan proses inseminasi buatan. “Ini sebuah terobosan baru, dan semoga menjadi standar bagi kegiatan TMMD berikutnya, ” katanya.

Seorang warga yang menjadi bapak asuh prajurit TNI di Desa Karandu, juga menyatakan penghargaannya kepada TNI. “Kalau kami malah menginginkan agar TMMD itu jangan berhenti, terus ada disini,” ujarnya. Acara ini juga menghadirkan Babinsa yang menjadi inseminator sapi, Serda Hamrullah. Tawa hadirin menyeruak ketika Serda Hamrullah menjelaskan proses inseminasi buatan terhadap sapi dan suka-duka melakukannya secara jenaka.

Acara dipandu dengan segar dan akrab oleh Bayu Firmansyah dari RRI Sultra. Di sela-sela jeda, hadirin juga dihibur dengan iringan musik bertema lagu-lagu lawas perjuangan, yang disajikan dengan apik. UT

Pemda Konawe Apresiasi Dukungan Satgas TMMD 104 untuk Program “Sejuta Sapi”

Pemda Kabupaten Konawe menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap satgas TMMD 104 yang sudah memberikan bantuan besar pada masyarakat di bumi inolobu nggadue, konawe .

“Pemda sudah sangat terbantu secara tidak langsung. Dengan adanya Babinsa yang mampu melaksanakan inseminasi buatan. Ini sejalan dengan program “Sejuta Sapi” yang merupakan program unggulan Pemda Konawe,” demikian pernyataan Ferdinand, Sp.Mh, Sekretaris Daerah Pemda Konawe yang menjadi narasumber acara talkshow bertema “Surya Merekah di ufuk Konawe”, yang diadakan Kodim 1417/KDI bekerjasama dengan RRI Sulawesi Tenggara (Rabu, 20/03/2019) di lapangan Kecamatan Anggotoa.

Acara talkshow ini dibuat dalam suasana penuh keakraban, –sebagai bentuk media sambung rasa antara masyarakat di 5 desa tempat kegiatan TMMD 104 berlangsung–, dengan TNI dan Pemerintah Daerah. Pihak TNI sendiri juga menggali hal-hal yang telah dilakukan dan umpan balik dari masyarakat terhadap program TMMD 104.

Kolonel (Inf) Muhammad Lutfie sebagai perwakilan dari Tim Wasev (Pengawasan dan Evaluasi) TMMD 104, juga memberikan penghargaan yang tinggi terhadap progress TMMD 104 di Konawe ini. Kegiatan IB (Inseminasi Buatan) yang dapat dilakukan oleh prajurit TNI secara langsung, merupakan pertama kali dan satu-satunya dalam sejarah kegiatan TMMD.

“Ini sebuah terobosan baru, dan semoga menjadi standar bagi kegiatan TMMD berikutnya, ” katanya, sambil melanjutkan, “Salut atas sinergi Pemda Konawe dan seluruh pihak yang terkait mendukung program TMMD 104 di Konawe ini.”

Dengan adanya Babinsa TNI yang mampu melakukan IB, tentu target inseminasi sapi dapat lebih ditingkatkan, sehingga pencapaian program “Sejuta Sapi” bisa dilakukan lebih cepat dan terukur. UT

TMMD 104 Kodim 1417 Kendari Gelar Sunatan Massal


Orang tua tetap antusias dan merasa senang karena kegiatan khitanan massal ini dilakukan secara gratis. foto. Ist

Suarakendari.com-Belasan anak meringis kesakitan saat dokter dan tim medis mulai melakukan kegiatan khitan, kondisi ini membuat sejumlah orang tua terpaksa harus membujuk dengan berbagai cara agar anak mereka tetap menjalani khitanan.

Meskipun demikian para orang tua tetap antusias dan merasa senang karena kegiatan khitanan massal ini dilakukan secara gratis .

kegiatan khitanan ini merupakan salah satu agenda Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan di lapangan Kecamatan Angotoa Kabupaten Konawe, Rabu (20/3/19).

Salah seorang orang tua yang mengikuti khitanan, surapto mengungkapkan adanya kegiatan khitanan atau sunatan massal ini sangat membantu mereka, sebab dana yang dipersiapkan untuk putranya yang di khitan dapat di gunakan untuk kebutuhan lainnya.

“Ini sangat membantu kami, karena gratis biaya yang kami persiapkan untuk kebutuhan khitanan bisa digunakan untuk kebutuhan yang mendesak lainnya, ungkapnya.

Wakil kepala detasement kesehatan korem 143 haluoleo kendari, Mayor Usman mengungkapkan untuk menangani sunatan massal dalam kegiatan ini, dirinya menyediakan tim dan tenaga medis khusus dan hal ini dilakukan setiap kali ada kegiatan program TMMD.

“ Tim detasement kesehatan selalu terlibat dalam kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan saat TMMD, bukan Hanya untuk tim sunatan namun sebelum adanya kegiatan pemeriksanaan kesehatan kami Sudah lakukan investigasi penyakit yang umumnya diderita warga di sekitar lokasi kegiatan TMMD, sehingga memudahkan kami menyediakan obat obatan medi,” ujarnya.

Kegiatan bhakti sosial Khitanan Massal dan pelayanan kesehatan gratis didalam program TMMD ke-104 Kodim 1417/ kendari, kali ini diakui istimewa, karena dihadiri wakil Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Tim Wasev) Kol. Inf. UT

Bhakti TNI Manunggal Beri Pelayanan Kesehatan Gratis

Suarakendari.com-Ratusan warga Kecamatan Anggotoa, Kabupaten Konawe menjalani pemeriksaan kesehatan yang digelar oleh kodim 1417 kendari, Rabu (20/3/19).

Kegiatan ini merupakan rangkain kegiatan pelaksanaan tentara manunggal membangun desa (tmmd) yang dilaksanakan di lapangan kecamatan anggotoa kebupaten konawe, sulawesi tenggara.

Komandan Kodim 1417 Kendari, Letkol CPN Fajar Wijaya mengatakan, kegiatan ini adalah serbuan tereorial yang meliputi pemeriksaan kesehatan kepada masyakat di lima desa di kecamatan anggotoa, hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis baik masyarakat yang memiliki bpjs maupun tidak.

“Pelayanan kesehatan ini dikuti oleh masyarakat desa di kecamatan anggota, bahkan beberapa diantaranya masyarakat dari kecamatan lainnya, tegasnya.

Sementara itu koordinator pelayanan kesehatan gratis Nurlela Saranani mengungkapkan, tenaga medis yang membantu pelayanan kesehatan ini merupakan tenaga medis dari dinas kesehatan kabupaten konawe, selain tenaga medis 4 dokter juga terlibat dalam kegiatan pelayanan kesehatan gratis.

“Jumlah tenaga medis yang melayani masyarakat sebanyak 20 orang dan 4 dokter, hal ini juga merupakan bentuk kerjasama antara dinas kesehatan konawe dan kodim 1417 kendari dalam mendukung pelaksanaan tmmd ke 104 di kabupaten konawe, ungkapnya.

Pelayanan kesehatan gratis ini merupakan kegiatan kali kedua yang dilaksanakan setelah sebelumnya pada saat pembukaan tmmd tanggal 26 februari lalu. UT

TNI Edukasi Keluarga Sehat dan Keluarga Berencana


TNI dan pemda Konawe gelar Kegiatan penyuluhan tentang Keluarga Sehat dan Keluarga Berencana di balai Desa Karandu Kecamatan Anggotoa, Kab. Konawe

Suarakendari.com-Salah satu sasaran Program non fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 adalah dengan memberikan beragam penyuluhan penyuluhan yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat.

Bertempat di balai Desa Karandu Kecamatan Anggotoa diadakan kegiatan penyuluhan tentang Keluarga Sehat dan Keluarga Berencana dari Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Konawe, kegiatan ini di ikuti 147 orang yang terdiri dari masyarakat dan mahasiswa KKN  dari stikes mandala waluya dan Universitas Lakidende  (13/03/2019)

Koordinator lapangan PLKB/PKB Fatma Adriani, SSi, Msi dalam materi penyuluhan yang disampaikan, koorlap kecamatan anggotoa ini menyebutkan ada sekitar 1.173 orang pasangan usia subur (pus) di kecamatan anggotoa dengan jumlah peserta KB aktif 729 orang terdiri dari IUD, MOW, MOP, KONDOM, IMPLAN, SUNTIK dan PIL.

Fatma menghimbau masyarakat  agar dalam penggunaan alat alat KB harus tepat sasaran baik yang menggunakan hormon atau tidak menggunakan hormone. Lanjut Fatma, cara penggunaan alat kontrasepsi harus berkoordinasi dengan petugas kesehatan yang ada di puskesmas sehingga tidak terjadi kesalahan yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan sang pemakai alat. Ia menambahkan, bahwa, data data diambil dari kader kader yang sudah di bentuk dari tiap tiap desa dengan pembiayaan BKOB (biaya operasional keluarga berencana) yang merupakan program dari Dinas pengendalian penduduk dan KB Kabupaten Konawe.

“Data data terbaru kami dapat dari kader dan kami himpun tiap bulannya, untuk kami laporkan ke Dinas Pengendalian penduduk dan KB kabupaten Konawe, ucap Koorlap PKLB kecamatan anggotoa ini.

Dalam kesempatan yang sama H.Pawenari Nanang S.H MSi Kepala Sub Bagian Dinas pengendalian Penduduk dan KB  Kabupaten Konawe menyampaikan, Program penyuluhan ini merupakan program yang sudah terjadwal dari Dinas sehingga kami merasa bersyukur juga karna program kami dapat bersinergi dengan program non fisik TMMD ke 104 ini. 

Komandan Kodim 1417/kendari  mengharapkan agar  penyuluhan  Keluarga Sehat dan Keluarga Berencana ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya di kecamatan anggotoa yang merupakan basis dari kegiatan program tentara manunggal membangun desa (TMMD) ke 104 Konawe.UT

Inseminasi Buatan Menjadi Contoh TMMD Mendatang


Inseminasi buatan yang dilakukan oleh personel tni pada kegiatan tentara manunggal masuk desa (TMMD) di Kabupaten Konawe

Suarakendari.com-Inseminasi buatan yang dilakukan oleh personel tni pada kegiatan tentara manunggal masuk desa (TMMD) akan menjadi contoh kegiatan pada pelaksanaan TMMD mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Pengawasan Dan Evaluasi TMMD 104 Mabes TNI, Brigjen TNI Steverly Parengkuan saat mengunjungi lokasi pelaksanaan TMMD di kabupaten konawe.

Menurutnya kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan produktifitas ternak sapi di kabupaten konawe.

“Hal ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan akan diusulkan menjadi contoh pada pelaksanaan tmmd berikutnya” ungkapnya.

Lanjut jenderal bintang satu ini, program inseminasi juga membantu pemerintah untuk mencukupi kebutuhan daging di Indonesia dan hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat.

“Inseminasi ternak sapi adalah rekayasa genetika terhadap ternak sapi dengan tujuan agar daging sapi dari masyarakat dapat lebih banyak dan mampu mencukupi kebutuhan daging, khususnya di wilayah sulawesi tenggara, dan secara tidak langsung sudah membantu pemerintah” tegasnya.

Sementera itu, Dandim 1417 Kendari Letkol CPN Fajar Lutfi Hasris Wijaya menegaskan, lahirnya program ini salah satu tujuannya untuk mewujudkan program sejuta sapi di wilayah konawe.

“Inseminasi ini dilakukan untuk membantu pemerintah konawe dalam mewujudkan program sejuta sapi di konawe, ungkapnya.

Diketahu pelaksanaan TMMD di Kabupaten Konawe salah satu programnya adalah inseminasi ternak sapi, dan tmmd kali ini menargetkan program genetika kawin buatan ini sebanyak 240 ekor sapi di di kecamatan anggotoa kabupaten konawe sulawesi tenggara. UT

Tingkatkan Produktivitas Sapi Melalui Inseminasi Buatan

 

Suarakendari.com-Guna meningkatkan produktifitas ternak sapi di wilayah kabupaten konawe sulawesi tenggara tentara manunggal membangun desa (TMMD) yang di gelar oleh kodim 14 17 kendari melakukan inseminasi buatan terhadap ternak sapi.

Pati ahli Kasad Brigadir Jenderal TNI Steverly Parenkuan yang mengunjungi lokasi tmmd 104 di kabupaten konawe mengatakan inseminasi buatan yang dilakukan oleh para personel tni di daerah ini merupakan yang pertama kali dilakukan dan hal ini diakui sangat membantu para peternak sapi untuk meningkatkan produktivitas ternak sapi.

inseminasi buatan pada kegiatan TMMD 104 kodim 1417 kendari rencananya akan menjadi percontohan untuk kegiatan tmmd pada tahun berikutnya sebab hal ini sangat berdampak baik untuk mendukung pemerintah dalam mencukupi kebutuhan daging didalam negeri.

“Ini pertama kali diindonesia mudah mudah ditempat lain di seluruh indonesia diharapkan bisa menjadi contoh, hal ini adalah rekasaya genetic yang nanti bisa menghasilkan sapi lebih, beratnya lebih besar dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat’ bebernya.

Sementara itu wujud, peternak sapi desa lawuka mengungkapkan adanya program inseminasi yang dilakukan tmmd kali ini sangat membantu masyarakat sebab keberhasilan kehamilan sapi lebih tinggi di banding dengan kawin alam.

Sehingga hal tersebut dapat mempercepat perkembangbiakan ternak sapi, selian itu dengan mengikuti program tersebut produktivitas dan berat sapi akan lebih tinggi sehingga harganya juga akan meningkat.

“Saya sudah mengikuti program ini, perkembangannya cukup baik dan hasilnya dapat lebih meningkatkan perekonominan kami peternak sapi di desa ini, ungkapnya.

Komandan kodim 1417 kendari Letkol CPN Fajar Lutvi Haris Wijaya mengungkapkan target untuk induk sapi yang masuk dalam program inseminasi pada kegiatan tentara manunggal membangun desa mencapai 240 ekor sapi dan untuk pelaksanaannya sudah 147 sapi yang telah di inseminasi.

“Paska program TMMD selesai nanti kodim 1417 Kendari, juga akan memberikan pendampingan terhadap peternak sapi di wilayah tersebut dengan melibatkan para babinsa setempat” tegasnya.

Selain program inseminasi buatan tmmd kali ini juga melaksanakan pembangunan infrastruktur di lima desa yakni pembuatan jalan desa sepanjang 3 kilometer dan jalan usaha tani sepanjang 7 kilometer serta rehabilitasi rumah ibadah.

Pelaksanaan tentara manunggal membangun desa tmmd dilaksanakan di kecamatan anggotoa kabupaten konawe dan menyasar 5 desa yakni Desa Wowanario, Desa Karandu, Desa Lawuka, Desa Nario Indah, Desa Wawoparesa. UT

Brigjen TNI Steverly Parengkuan Kunjungi Lokasi TMMD 104 Kodim 1417 Kendari


Pati ahli Kasad yang juga ketua tim pengawasan dan evaluate TMMD 104 mabes TNI, Brigjen TNI Steverly Parengkuan berkunjung ke lokasi pelaksanaan TMMD (tentara manunggal membangun desa) ke 104 Kodim 1417 Kendari di Kecamatan Anggotoa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. foto: Ist

Suarakendari.com-Pati ahli Kasad yang juga ketua tim pengawasan dan evaluate TMMD 104 mabes TNI, Brigjen TNI Steverly Parengkuan berkunjung ke lokasi pelaksanaan TMMD (tentara manunggal membangun desa) ke 104 Kodim 1417 Kendari di Kecamatan Anggotoa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. 

Brigjen TNI Steverly Parangkuan juga melihat langsung pelaksanaan sejumlah pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh personel kodim 1417 kendari.

Dalam kunjungan yang di damping oleh satgas tmmd yang juga komandan kodim 1417 kendari Letkol CPN Fajar Lutvi Haris Wijaya, ketua tim pengawasan dan evaluasi (wadev) TMMD104 Brigjen Steve Parengkuan mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk mengatahui dan melihat pencapaian sasaran program tmmd di wilayah kabupaten konawe.

Selain itu, kunjugan tersebut juga untuk menyaksikan pelaksanaan sekaligus mengecek kinerja dari satgas yang terlibat dalam TMMD.

“Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketepatan, sasaran pada pelaksanaan TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 1417 kendari, kami akan lakukan pengawasan dan evaluasi sejumlah sasaran yang telah di programkan oleh satgas” ujarnya.

Sementara itu Komandan kodim (dandim) 1417 kendari, Letkol CPN Fajar Lutvi Haris Wijaya mengatakan, kegiatan yang dikunjungi oleh jenderal bintang satu ini yakni program inseminasi buatan pada ternak sapi, pembangunan rumah ibadah dan pembangunan infrastruktur jalan.

“Yang sempat kami kunjungi bersama yakni beberapa titik diantaranya inseminasi buatan ternak sapi, pembangunan masjid dan gereja serta pembangunan jalan usaha tani, ungkapnya.

Seperti diketahui program tentara manunggal membangun desa dilaksanakan di kecamatan anggotoa, kabupaten konawe dengan menyasar sejumlah kegiatan di 5 desa di wilayah itu. UT