Bangun Negeri

Forum Lintas OPD Pemkot Baubau Digelar

×

Forum Lintas OPD Pemkot Baubau Digelar

Sebarkan artikel ini

Baubau, suarakendari.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menggelar forum lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di aula kantor Wali Kota Baubau Palagimata Jumat (8/3/2024).

Pj Wali Kota Baubau Dr Muh Rasman Manafi, SP, M.Si saat membuka di Forum Lintas OPD mengatakan, forum lintas OPD adalah suatu siklus perencanaan pembangunan daerah. Jadi kalau berbicara soal siklus perencanaan pasti selalu berada di depan bukan di belakang tetapi semua yang namanya siklus yang di depan pasti menggunakan hasil evaluasi yang berada di siklus belakang.

“Jadi kalau perencanaan itu, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Hasil pengawasan dan evaluasi itu akan digunakan untuk lingkaran perencanaan berikutnya. Jadi forum ini adalah pertemuan para OPD setelah melalui siklus yang sebelumnya,” jelasnya.

Menurut Dr Muh Rasman Manafi, tetapi karena dia forum OPD maka jangan berharap semua pemikiran akan sama tiap OPD lainnya. Yang kita lakukan adalah mencari keselarasan, mencari harmonisasi atau bahasa managemennya kolaborasi. Kalau berkolaborasi harus siap menerima perbedaan karena cara pandang kita pasti beda dengan cara pandang orang lain.

Ditambahkan, disetiap kolaborasi akan muncul kepemimpinan forum. Kepemimpinan forum itu harus ada tidak boleh dilepas, tidak boleh kepemimpinan personal karena nanti akan dominan. Nanti hasilnya itu baru akan disampaikan oleh orang yang ditunjuk sebagai leader.

“Kepemimpinan forum itu begini, kalau hari ini kita bicara soal Baubau maka forum ini harus bisa tampil menempatkan Baubau lebih dari forum forum lain. Yang terjadi selama ini dalam menyiapkan sebuah dokumen perencanaan kita masih konvensional, pasrah dengan apa yang dihasilkan. Jadi tidak ada terobosan,”urainya.

Lebih lanjut dijelaskan, terobosan yang dilakukan jangan juga terobosan yang buta-buta, tidak ada dasarnya, tidak bisa diukur dan tidak bisa dibandingkan. Apa yang dibahas nanti harus ada terobosannya untuk 2025. Kalau menempatkan Baubau sebagai gerbang ekonomi itu dari beberapa puluh tahun yang lalu, sehingga dicari yang lebih spesifik untuk menempatkan Baubau.

Dr Muh Rasman Manafi menegaskan, perencanaan anggaran harus bisa memahami yang prioritas untuk dieksekusi. Misalnya kalau ingin meningkatkan kesejahteraan di pesisir Baubau yakni di Wale dan banyak programnya. Oleh karena itu, seorang perencana anggaran harus tahu anggaran yang dikeluarkan buat pelatihan, lewat pengadaan, lewat pemberdayaan, lewat studi banding. Itu yang harus diketahui mana yang lebih efektif mengeluarkan uang untuk mensejahterakan masyarakat Wale.

“Ini menjadikan kesempatan untuk kita untuk menempatkan Baubau memiliki kepemimpinan forum hari ini. Munculkan ide ide itu, tuangkan dalam perencanaan, jabarkan dalam dokumen OPD dan buat alat ukurnya agar ketika ketemu tahun depan atau lima tahun depan kita sudah tau kita sudah berada diposisi mana,”tutupnya.

PPID UTAMA BAUBAU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!