Hukum

Polisi Buru Para Pelaku Begal di Kendari

×

Polisi Buru Para Pelaku Begal di Kendari

Sebarkan artikel ini

Kendari, suarakendari.com-Kasus begal di Kota Kendari membuat geger publik Sultra. Betapa tidak kasus yang terbilang sadis ini dilakukan di tengah warga bersiap menyambut lebaran. Tak ayal aparat kepolisian dibuat bekerja ekstra membongkar aksi kejahatan jalanan ini.

Informasi terbaru kepolisian daerah Sulawesi Tenggara membentuk tim gabungan dari Resmob Polda Sultra dan Polresta Kendari untuk memburu para pelaku begal yang membunuh seorang ibu rumah tangga pengendara mobil di jalan madusila kota kendari. Pelaku yang diduga empat orang itu menggunakan kendaraa roda dua saat melaksanakan aksinya.

Seperti diketahui, kasus begal ini terjadi Minggu (7/4/2024), ketika korban Mirna bersama menantunya, Novi Damayanti, sedang dalam perjalanan dari Indogrosir menuju Pasar Sentral Kota menggunakan kendaraan R4 Honda Brio warna kuning. Saat melintasi Jalan Madusila, kendaraan tersebut didekati oleh 4 orang pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor Scoopy warna coklat. Pelaku menunjuk ban mobil korban seraya berkata “ban mobilmu kempes,”. Dan saat korban keluar dari mobil, mereka langsung mendekati korban dan langsung menutup kepala korban dengan sarung dan memasuki mobil. Kapolresta Kendari Kombes Pol Aris Tri Yunarko melalui Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut.

Lanjut Kapolres, kedua korban kemudian dipukul oleh para pelaku dan dirampas harta benda, termasuk cincin emas, kalung emas, anting emas, jam tangan, dan handphone merk vivo V20 SE warna biru putih. Setelah perampasan selesai, para pelaku melarikan diri.

Korban yang selamat, Novi Damayanti, berhasil melaporkan kejadian tersebut kepada warga yang kemudian membawa korban ke IGD RSUD Kota Kendari. Namun sayangnya, korban Mirna tidak tertolong dan meninggal dunia akibat luka 9 tusukan dibagian leher dan badan. Ys

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!