Environment

Pemprov Sultra Ingatkan Warga Waspadai Potensi Bencana Terkait Perubahan Iklim

×

Pemprov Sultra Ingatkan Warga Waspadai Potensi Bencana Terkait Perubahan Iklim

Sebarkan artikel ini

Kendari, suarakendari.com-Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto mengingatkan masyarakat akan potensi bencana terkait perubahan iklim yang semakin nyata belakangan ini.

Menurutnya, potensi bencana terkait dengan perubahan iklim membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak. Andap Budhi Revianto, Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), menggarisbawahi pentingnya mitigasi bencana di wilayah tersebut.

Andap menyoroti beberapa aspek krusial terkait dengan mitigasi bencana di wilayah Sultra. Salah satu poin yang ditekankan oleh Andap adalah perubahan iklim. Perubahan iklim telah menyebabkan kondisi cuaca dan iklim ekstrim di Indonesia, seperti fenomena El Niño dan La Niña yang terjadi lebih sering daripada sebelumnya. Andap menekankan bahwa perubahan iklim memberikan dampak signifikan, mempengaruhi anomali cuaca dan iklim, dan meningkatkan potensi terjadinya bencana.

“Kita tidak bisa mengabaikan fakta bahwa perubahan iklim ini telah memberikan dampak signifikan, mempengaruhi anomali cuaca dan iklim, sehingga meningkatkan potensi terjadinya bencana,” ujar Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto, Rabu (3/4/2024).

Dalam konteks Sulawesi Tenggara, dampak perubahan iklim tersebut sudah terasa dengan jelas. Baru-baru ini, Kota Kendari dilanda banjir yang parah akibat curah hujan ekstrim yang disertai angin kencang. Hal tersebut menjadi bukti nyata akan perubahan iklim, dan pihak berwenang harus meningkatkan kesadaran mitigasi bencana.

Lebih lanjut, Andap menyampaikan bahwa prakiraan puncak musim hujan di Sulawesi Tenggara akan terjadi pada bulan April hingga Juni tahun 2024. Namun, yang perlu diperhatikan adalah masa transisi atau peralihan antara musim hujan dan musim kemarau.

“Pada masa peralihan tersebut, Sultra dapat mengalami cuaca ekstrim seperti puting beliung, hujan deras disertai angin kencang, dan petir. Oleh karena itu, Sultra perlu waspada terhadap potensi terjadinya bencana pada masa peralihan tersebut,”ingatnya.

Andap berharap bahwa penyampaian ini akan menjadi masukan bagi semua pihak untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam memitigasi potensi bencana yang semakin nyata akibat perubahan iklim. Kita perlu bersama-sama menyiapkan diri untuk menghadapi bencana alam yang semakin sering terjadi. Dengan kesadaran dan tindakan yang tepat, kita dapat mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim dan bencana yang diakibatkannya. SK

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *