Bangun Negeri

Nasib Gedung Tower Bank Sultra, Di Bangun Era Nur Alam, Mangkrak di Era Ali Mazi

×

Nasib Gedung Tower Bank Sultra, Di Bangun Era Nur Alam, Mangkrak di Era Ali Mazi

Sebarkan artikel ini
Tower Bank Sultra. Foto: Joss

Gubernur Ali Mazi benar-benar bangga dan memuji prestasi yang ditorehkan jajaran direksi Bank Sultra. Betapa tidak pada Hari jadi ke-54 Bank Sultra Bank Sultra telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah pembangunan di Sultra. Sebagai mitra strategis telah membuktikan dengan kinerja yang baik dan inovasi tiada henti sehingga kemajuan Sultra dapat dinikmati bersama dan menjadi bagian dari pelaku pembangunan.

Prestasi dan kontribusi Bank Sultra mendorong geliat perekonomian Sultra yang kendati di tengah pandemi, pertumbuhan perekomian Sultra masih di atas rerata nasional. Oleh sebab itu, Gubernur Sultra dua periode ini memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya bagi direktur Bank Sultra, Dewan Komisariat, Pemegang Saham dan stakeholder, karyawan Bank Sultra yang bahu-membahu mampu meningkatkan kinerja Bank tersebut. Oleh sebab itu, Ali mazi memberikan apresiasi terhadap kinerja Bank Sultra sejak kepemimpinan Abdul Latrief sebagai direktur.

Di usia setangah abad, menjadi momentum membangun Bank Sultra menjadi bank terkemuka di Sultra. Oleh sebab itu, diharapkan bank Sultra semakin lincah dan selalu berinovasi bagi pelayanan terbaik untuk masyarakat Sultra.

Namun, Gubernur Sultra dan jajaran direksi boleh berbangga dengan berbagai kemajuan, kontribusi dan prestasi yang diraih saat ini, masih ada satu pekerjaan rumah yang urung selesai adalah pembangunan tower bank Sultra.

Pembangunan gedung Tower Bank Sultra sudah berjalan 4 tahun, namun hingga kini, gedung yang menelan anggaran sebesar Rp 116 miliar belum juga rampung apalagi difungsikan. Padahal sudah sekian kali Pemprov berencana memindahkan pelayanan di gedung yang dibangun di masa pemerintah Nur Alam ini. Sayangnya, rencana tersebut tak kunjung terealisasi. Bahkan sejumlah anggota DPRD Sultra telah pernah berkunjung ke Tower Bank Sultra untuk mengecek perkembangan pembangunannya. Rombongan anggota parlemen Sultra yang kala itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Sultra, Hery Asiku didampingi anggota komisi II dan III menemukan mangkraknya penbangunan gedung tertinggi di Kendari tersebut.

Pantauan di lokasi, nampak dari kejauhan, gedung 14 lantai itu telah berdiri megah. Namun setelah dilihat dari dekat Gedung yang terletak di sisi poros utama Jalan Abdulah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sultra itu sebagian interior gedung ternyata belum rampung dikerja sehingga belum dapat digunakan.

Pagar yang mengelilingi gedung tersebut juga bersifat darurat karena hanya dipagari seng dan ironisnya di halaman gedung kini mulai ditumbuhi semak belukar.

Dinding bangunan juga mulai terlihat dipenuhi noda tanda gedung benar benar sudah tidak terawat lagi. Meski begitu pengakuan dari petugas pengamanan di Gedung Tower Bank Sultra bahwa hingga kini proyek pembangunan gedung masih dikerja.

Beberapa waktu lalu, para anggota DPRD Sultra, telah berusaha mengingatkan agar pembangunan tower Bank Sultra segera diseleaikan dan digunakan.”Sayang bangunan dengan biaya besar dari uang rakyat tidak bisa digunakan,”kata Heri Asiku dihadapan direksi Bank Sultra dan OJK di Tower Bank Sultra, seperti diwartakan media di kendari.

Dirut Bank Sultra, Abdul Latif dihadapan dewan  menjelaskan, pembangunan Tower Bank Sultra sementara dilakukan review atau audir oleh BPKP. Selain itu persoalan kepengurusan juga menjadi masalah, sehingga penggunaan Tower Bank Sultra belum dapat dilakukan.

“Hasil review oleh BPKP harus diserahkan ke pusat dahulu sebelum diserahkan ke gubernur. Hal itu juga karena ini persoalan baru dan anggaran cukup besar. Soal apakah ada temuan atau tidak itu nanti tunggu hasilnya. Selain itu, persoalan kepengurusan juga itu karena ada peralihan kepengurusan. Harus ada penyusuain lagi. Itu menjadi alasan sehingga gedung ini belum kita gunakan,” jelasnya. SK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!