Wisata Mancing Mania Berpotensi Dikembangkan di Konsel

0

Suarakendari.com-Memiliki perairan laut yang luas kurang lebih 400 KM menjadikan Kabupaten Konawe Selatan kaya akan potensi perikanan laut. Apalagi saat ini potensi tersebut telah ditopang dengan berbagai kebijakan, program dan kegiatan pembangunan di sektor kelautan dan perikanan oleh pemerintah daerah setempat.

Berkaitan dengan potensi laut, saat ini 9 dari 25 kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan memiliki spot perikanan yang lumayan besar. Diantara kecamatan yang merupakan wilayah pesisir (minapolitan) yakni Tinanggea, Laeya, Lainea, Palangga Selatan, Laonti, Moramo dan Moramo Utara yang terbagi dalam 105 desa pesisir. “Ini cocok untuk budidaya rumput laut maupun sektor pertambakan ikan bandeng, lobster dan budidaya kepiting bakau,”kata Surunuddin dalam satu kesempatan bertemu dengan nelayan di Kolono Timur.

Ada juga beberapa desa di tujuh kecamatan itu memiliki kawasan perairan air tawar yang cocok untuk budidaya ikan air tawar (ikan nila, mujair dan ikan lele) Konsep Minapolitan itu merupakan tekad pemerintah kabupaten untuk menjadikan Kabupaten Konsel sebagai pusat pengembangan hasil perikanan laut dan air tawar di Sultra.

Kondisi perairan yang baik inilah yang kini tengah dijajaki untuk dikembangkan sebagai spot wisata bahari, berupa wisata pemancingan. Setidaknya ini menjadi poin besar bagi para pencinta mancing mania. “Kita sudah jelajahi sejumlah wiulayah di Konsel dan adfa beberapa yang memiliki spot mancing yang bagus karena potensial memiliki ikan dalam jumlah besar,”kata Indra, komunitas mancing mania Konawe Selatan. Tinggal kalender ivent dan kalender iklim yang harus padu padan segera dibuat untuk dapat menjadi agenda wisata ke depan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.