Warga Tertipu Oknum BPN Bombana

1

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-St. Hajar (48) warga Desa Lameo-meong Kecamatan Poleang Barat mengaku kesal dan tertipu dengan ulah oknum yang mencatut nama pejabat Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bombana. Kekesalan dan membuat Hajar murka setelah mendengarkan pemaparan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bombana pada Sosialisasi Kelompok Masyarakat Sadar Hukum (KADARKUM) di Rakadua 27 Agustus 2014.

Dengan menyodorkan dua buah kuitansi bukti pembayaran Proyek Nasional (Prona) pensertifikatan tanah pekarangan Hajar, meminta penjelasan karena sudah empat (4) tahun pasca pengkuran sertifikat tak kunjung terbit. Dua kuitansi yang disodorkan itu ditandatangani Sekdes Lameo-meong dan Kades Rakadua karena memang objeknya dalam dua tempat yang berbeda masing-masing di desa Lemeo-meong, dan Desa Rakadua.

Mendengar pertanyaan warga soal pensertifikatan itu, Plt. Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bombana A.Razak akan segera menindaklanjuti. “Kalau perlu segera dilaporkan ke pihak berwajib” ujarnya.

Supriadi Sekdes Lameo-meong, mengakui kalau pihaknya tertipu dengan ulah oknum dari Badan Pertanahan Nasional yang mengaku bernama Mursalim.”Kami percaya saja karena Mursalim membawa SPPD, surat-surat lainnya, dan bahkan bermalam di rumah kami” Kata Sekdes.

Pihak Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bombana meminta agar Kepala Desa yang warganya menjadi korban penipuan itu segera melaporkan kepada pihak berwajib. Supaya kasusnya jangan terulang lagi.(Anton Ferdinan)

1 Comment
  1. buhari says

    MURSALIM pns di lingkungan BPN Bombana memang sering menipu Masyarakat. contohnya pak ABD RAHMAN di desa Hukaea

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.