Tiga Kabupaten di Sultra Bangun Ruang Terbuka Hijau

0

SUARAKENDARI.COM-Kementerian Pekerjaan Umum melalui program pengembangan kota hijau (P2KH) memberi bantuan pada tiga wilayah kabupaten di Sulawesi Tenggara untuk membangun ruang terbuka hijau. Ke tiga wilayah masing-masing Kabupaten Bombana, Wakatobi dan Konawe Selatan. Hal ini terungkap saat rapat pemantapan program P2KH di salah satu hotel di Kendari, Jumat (6-7/11). Kegiatan yang selingi dengan Focus Group Diskusi (FGD) dibuka oleh Kepala Dinas PU Provinsi Sultra, Ir Laode Muhammad Saidin MPd dihadiri bupati dan unsur teknis di tiga kabupaten.

Program Pengembangan Kota Hijau yang dirintis oleh Kementerian Pekerjaan Umum c.q. Direktorat Jenderal Penataan Ruang, merupakan salah satu langkah nyata Pemerintah Pusat bersama-sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kota/kabupaten dalam memenuhi ketetapan UUPR, terutama terkait pemenuhan luasan RTH perkotaan, sekaligus menjawab tantangan perubahan iklim di Indonesia. P2KH merupakan inovasi program perwujudan RTH perkotaan yang berbasis komunitas.

P2KH merupakan inisiatif untuk mewujudkan kota hijau secara inklusif dan komprehensif untuk mewujudkan 8 (delapan) atribut kota hijau, yang meliputi: perencanaan dan perancangan kota yang ramah lingkungan, ketersediaan ruang terbuka hijau, konsumsi energi yang efisien, pengelolaan air yang efektif, pengelolaan limbah dengan prinsip 3R, bangunan hemat energi atau bangunan hijau, penerapan sistem transportasi yang berkelanjutan, dan peningkatan peran masyarakat sebagai komunitas hijau.

Dalam kegiatan pemantapan program yang berlangsung Jumat (6/11), pelaksanaan P2KH dilakukan secara swakelola dan kontraktual. Tim Pelaksana Kegiatan Swakelola yang terdiri dari Bappeda, BLH, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten serta Komunitas Hijau yang ada di Kabupaten. Tim Kontraktual terdiri dari tenaga ahli di Bidang Perencanaan Kota, Arsitektur/ Lansekap, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi Pembangunan, Pemetaan dan Teknik Sipil.

Tahapan dalam P2KH ini meliputi kegiatan sosialisasi/ kampanye Publik Program Pengembangan Kota Hijau; Penyiapan Peta Hijau Kota (Green Map); Penyusunan Masterplan RTH Perkotaan ; Perencanaan Teknis Peningkatan Kualitas dan Kuantitas RTH Perkotaan (Detail Engineering Design); Peningkatan Kualitas dan Kuantitas RTH Perkotaan ( Penambahan Luasan RTH di Kota/ Kawasan Perkotaan) termasuk pemeliharaan Aset RTH; Supervisi Kegiatan Peningkatan Kualitas dan Kuantitas RTH Kota. SK

Leave A Reply

Your email address will not be published.