Sungai Laeya Cocok untuk Wisata Arung Jeram

0

Suarakendari.com-Kondisi sungai yang lebar dan berarus deras menempatkan Sungai Laeya, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata arung jeram. Apalagi saat musim hujan, debit air sungai laeya akan kian membesar sehingga menjadi lokasi pilihan para penggiat olah raga arus deras. Panjang sungai laeya mencapai 20 KM yang berhulu di kawasan hutan lindung Wolasi, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan dan bermuara di perairan Desa Labokeo, Kecamatan Lainea.

Namun jika dikembang menjadi spot wisata arung jeram, maka spot yang cocok menjadi pilihan berada di daerah Desa Anduna dan Kelurahan Ambalodangge,Kecamatan Laeya. Di desa andona spot arung jeram berada di kawasan hutan skaligus Daerah Aliran Sungai, tepat di sisi kiri gunung abari. Sedangkan di Kelurahan Ambalodangge spot yang tepat berada di areal bendungan laeya. Selain memiliki lebar sungai yang ideal, di tenpat ini juga dimungkinkan dikembangkan spot rest area atau lokasi bersantai keluarga. Sejumlah komunitas seperti Bripala Green, Ruruhi Project tahun 2017 pernah berkolaborasi melakukan survey awal di spot sungai laeya dalam rangka menjajaki kemungkinan menjadi spot wisata.

Olah raga arung jeram telah dikenal di Indonesia sejak tahun 70-an melalui kegiatan kepencitaalaman, namun secara komersil wisata baru dimulai pada awal tahun 80-an di sungai Alas Aceh Tenggara. Pada perkembangan selanjutnya, arung jeram wisata berkembang pesat di Bali disusul kemudian di Jawa Barat dan hingga akhirnya menyebar ke daerah-daerah lain di Indonesia.

Wisata arung jeram saat ini tidak hanya diminati oleh wisatawan mancanegara, untuk sungai-sungai di Jawa dan di Sumatera arung jeram telah menjadi pilihan wisata yang populer bagi wisatawan domestik. Arung jeram merupakan salah satu kegiatan olah raga yang bernilai rekreasi (sport tourism) yang banyak menarik minat orang untuk mengikutinya. Selain diperlombakan sebagai suatu cabang olah raga, arung jeram juga dianggap sebagai wisata petualangan yang menantang sekaligus atraktif dan memberikan pengalaman yang cukup mendalam bagi yang pernah mengikutinya. Saat ini wisata arung jeram telah berkembang menjadi industri yang mampu mendorong peningkatan devisa dan pendapatan daerah serta membuka lapangan kerja yang tidak sedikit ditingkat lokal. SK

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.