Sejarah Kemerdekaan Negara Palestina

0

Suarakendari.com-Negara Palestina menuju gerbang kemerdekaan. Ditandai dengan berkibarnya bendera negara Palestina di markas PBB, yang artinya kedaulatan palestina kini semakin diakui negara-negara di dunia. Disaksikan para diplomat dan jurnalis dunia , bendera Palestina perlahan naik dan berkibar di kantor pusat PBB pada Rabu, 30 September pukul 13.00 waktu setempat.

Berkibarnya bendera Palestina disambut gembira Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Dihadapan banyak orang, Mahmoud Abbas mengatakan, pengibaran bendera adalah sejarah. “Seremoi bersejarah ini dipersembahkan untuk “para martir, para tahanan dan korban luka, dan mereka yang memberikan nyawa mereka ketika mencoba mengibarkan bendera ini,”katanya.

Baginya, pengibaran bendera ini sebagai sebuah pertanda dimana, hari berkibarnya bendera di atas negara Palestina akan segera tiba. Di atas Yerusalem, ibukota negara Palestina.

Dalam upacara simbolis pengibaran bendera yang dipimpin Sekjen PBB Ban Ki-moon tersebut, Abbas menyerukan agar PBB juga memberikan status keanggotaan penuh bagi Palestina, di tengah kebuntuan proses perdamaian dengan Israel.

Dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB pada pertengahan September lalu, diputuskan bahwa bendera Palestina bisa dikibarkan di kantor pusat PBB, meski statusnya masih sebagai pengamat, bukan negara anggota PBB.

Palsetina adalah sebuah wilayah di Timur Tengah antara Laut Tengah dan Sungai Yordan. Dalam sejarahnya, terletak di lokasi yang strategis, di antara Mesir, Suriah dan Jazirah Arab, dan tempat lahirnya Agama Yahudi dan Kekristenan, wilayah ini mempunyai sejarah yang panjang dan riuh sebagai persimpangan untuk agama, budaya, peradagangan dan politik.

Wilayah ini telah dikuasai oleh berbagai bangsa, yakni; Orang Romawi, Orang Romawi Timur, Orang Mesir Kuno, Orang Kanaan, Bani Israil, Orang Assyiria, Orang Babilonia, Orang Farsi, Orang Yunani Kuno, Kekhalifahan Arab Sunni, Kekhalifahan Fatimiyah Syi’ah, Orang Salibi, Ayyubiyyah, Mamluk, Turki Utsmani, Orang Britania, Orang Israel modern dan Bangsa Palestina.

Nama Palestina digunakan oleh penulis-penulis Yunani Kuno, dan kemudian digunakan untuk provinsi Romawi Syria Palaestina, provinsi Romawi Timur Palaestina Prima dan provinsi Umayyah dan Abbasiyah Jund Filastin. Wilayah ini juga dikenal sebagai Tanah Israel sebagai Tanah Suci, Levant Selatan, Cisjordan, dan secara historis dikenal dengan nama-nama lainnya seperti Kanaan, Suriah Selatan dan Kerajaan Yerusalem.

Sayangnya, batas-batas dari wilayah ini selalu berubah sepanjang sejarah, dan terakhir kali ditetapkan pada zaman modern oleh Persetujuan batas Perancis-Britania (1920) dan Nota Transyordania (tanggal 16 September 1922), selama periode Mandat Palestina. Sekarang, wilayah ini terdiri dari Negara Israel dan Negara Palestina. Dan dalam perjuangan cukup panjang untuk memerdekaan diri, bendera palestina akhirnya berhasil berkibar di PBB menandakan kedaulatan palestina di akui negara-negara di dunia. SK/Wiki

Leave A Reply

Your email address will not be published.