Peristiwa

Brigjen TNI Joni Pardede Apresiasi Pelaksanaan TMMD Baubau

×

Brigjen TNI Joni Pardede Apresiasi Pelaksanaan TMMD Baubau

Sebarkan artikel ini

Baubau, suarakendari.com-Kesigapan pemerintah Kota Baubau dibawah kepemimpinan Pj. Wali Kota Dr. Muh. Rasman Manafi, SP., M.Si., mendapat apresiasi dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dipusatkan di Kecamatan Sorawolio. Hal itu tampak dari penyambutan pihak Pemkot termasuk kegiatan operasional di lapangan.

Apresiasi ini disampaikan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD dari Mabes AD – Brigjen TNI Joni Pardede, S.Sos.,MM., dalam sambutan dan pengarahannya di Aula Palagimata Kota Baubau, Selasa pagi (5/3) sebelum bertolak ke Sorawolio bersama jajaran Pemkot Baubau.

Brigjen TNI Joni Pardede mengemukakan, TMMD yang dulu dikenal dengan ‘ABRI Masuk Desa’ ini merupakan Wasev TMMD ke-119 di tahun 2024 yang saat ini sedang berjalan. “Tujuannya untuk mengukur kinerja organisasi satuan tugas TMMD mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai dengan akhir dengan harapan agar kegiatan TMMD dapat berjalan secara optimal, efektif dan efisien,” kata Brigjen TNI Joni Pardede.

Dijelaskan TMMD merupakan Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemda serta komponen masyarakat sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan di wilayah.

“karena itu apresiasi kami beikan kepada Pemerintah Kota Baubau, atas dukungannya, dan mudah-mudahan bisa berdampak lebih besar bagi masyarakat secara meluas, apalagi Kodim 1413 Buton bisa menghubungkannya sampai ke pelestarian Hutan Lambusango, pasti akan lebih baik,” tandasnya.

Dijelaskan, Program TMMD mempunyai sasaran yang diprioritaskan kepada; Daerah miskin, tertinggal, terisolir dan terpencil; Daerah kumuh perkotaan; Daerah perbatasan dan pulau terluar, dan daerah yang terkena dampak bencana alam. Adapun sasaran TMMD terbagi dalam dua kategori yang pertama adalah sasaran fisik yang berkaitan dengan pembangunan fasilitas umum dan sosial. Contoh kegiatan sasaran fisik dilaksanakan diantaranya yaitu pembukaan dan peningkatan kualitas jalan. Pembangunan tempat ibadah, pembuatan jembatan, pembuatan irigasi/ titik sumber air, rehab sekolah, pembuatan sumber air berupa bor pompa hidram atau sumur bor atau grativitasi dengan mesin Dando, pembuatan talud, rehab RTLH dan yang lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.

Pada pelaksanaan TMMD selain sasaran fisik dan sasaran non fisik terdapat sasaran tambahan yaitu Program unggulan Bapak KASAD diantaranya yaitu Integrated Farming seluas 200 HA yang dilaksanakan secara bertahap, TNI Manunggal Air, Rehab RTLH, Stunting, Bersatu Percepatan penurunan angka dengan alam yang kegiatannya melaksanakan penanaman pohon dan pembersihan lingkungan yang kegiatannya melaksanakan pembersihan saluran air dan pasar.

Dihadapan audiens yang menjadi poin penting penyampan Brigjen Joni Pardede yang perlu dperhatikan Dandim selaku Dansatgas TMMD, yaitu: Pertama, menghadapi musim hujan, Dansatgas agar merencanakan Kegiatan TMMD dengan baik sehingga pelaksanaan TMMD dapat selesai tepat waktu dan sasaran tercapai target 100% saat penutupan TMMD.

Kedua, Dalam kegiatan TMMD laksanakan kerjasama TMMD dengan Pemda melalui SKPD terkait dilaksanakan dalam bentuk Swakelola tipe-2.

Kepada Dandim selaku Dansatgas TMMD ada beberapa penekanan yang perlu di dilaksanakan oleh Dandim selaku Dansatgas TMMD diantaranya: Pedomani rencana umum TMMD agar pelaksanaan berjalan tertib, lancar dan sasaran tercapai sesuai yang diharapkan; Gunakan dukungan operasional TMMD sesuai peruntukan kode akun dan tertib administrasi; Selesaikan target sasaran fisik, sasaran non fisik & sasaran tambahan Program unggulan Kasad tepat waktu sesuai waktu yang ditentukan; tingkatkan sinergitas dengan Pemerintah Daerah, instansi vertikal lain, akademisi, tokoh masyarakat/agama/adatan komponen masyarakat lainnya untuk mendukung giat TMMD; Optimalkan pencapaian Output kegiatan dan Outcome Program TMMD dalam rangka Rak Juang yang tangguh dan kemanunggalan TNI-Rakyat; Utamakan faktor keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan kegiatan TMMD berlangsung.

 

Sementara itu, mewakili Wali Kota Baubau Pj. Sekda Baubau Saido Bonsai S.Sos, MSi., mengingatkan kembali kehadiran Brigjen TNI Joni Pardede sebagai ingatan ‘pulang kampung’ sebab sang jenderal pernah menjabat Dandim 1413 buton pada Februari 2010 hingga Mei 2011.

“Semoga kehadiran tim Wasev di Kota Baubau Negeri Khalifatul Khamis ini dapat memberikan masukan berharga bagi pelaksanaan TMMD ke 119 tahun ini,” ujar Saido.

Bagi Pemkot Baubau, kehadiran TMMD merupakan wujud sinergitas antara pemerintah dan Kodim 1413 buton. “Ini adalah bukti nyata kolaborasi yang kuat dalam upaya membangun dan meningkatkan infrastruktur serta kesejahteraan di kota ini. Kami berharap kegiatan TMMD bukanlah semata membangun sarana fisik untuk masyarakat tetapi juga membangun SDM, mental, dan semangat masyarakat dalam mengelola potensi yang ada,” urai Saido.

Di Kota Baubau, TMMD dilaksanakan di Kelurahan Karya Baru dan Kelurahan Kaisabu Baru, dengan fokus kegiatan pada sasaran fisik yaitu pembukaan jalan baru dengan panjang 1,2 km, rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 3 unit, serta non fisik diantaranya sosialisasi stunting dan transfer knowledge pada upaya peningkatan hasil pertanian.

Sebelumnya penyambutan Tim Wasev TMMD ini berlangsung meriah namun hikmad, diawali dengan pengalungan bunga dan tarian penyambutan sebagai apresiasi besar pemerintah dan masyarakat Kota Baubau kepada TNI-AD (KOMINFO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *