Polisi Incar Kasus ijazah Palsu di Bombana

0

SUARAKENDARI.COM-Polres Kabupaten Bombana sedang mengintai penggunaan kasus ijazah palsu yang libatkan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran pemkab  Bombana.

Kapolres Bombana  AKBP Hery Susanto mengatakan ada unsur pidananya dalam penggunaan ijazah PNS yang di duga palsu tersebut.  “Sebenarnya sudah bisa dijerat, karna dia (PNS) sudah ada niat, untuk menggunakan dokumen ijazah palsu tersebut,” pungkasnya

Beda halnya jika yang bersangkutan tidak menggunakan ijazah aspal (asli tapi palsu) tersebut, dalam urusan kepangkatan atau administrasi PNS lainnya. “Kalau dia miliki dokumen itu, namun dia simpan saja dirumah, atau tidak menggunakannya itu baru lain soal.,” jelasnya.

Meski begitu, Polisi masih menghargai kinerja tim pemkab Bombana untuk menyelesaikan persoalan itu di internal pemkab.  “Yang inisiatif memeriksa kasus ijazah palsu itu, kan panitia Pemkab Bombana. Ini tergantung pihak sana (Tim Pemkab Bombana red), sebab sejauh ini belum memberi laporan kepada kami terkait itu,” tuturnya.

Diketahui Tim pemkab Bombana sudah mengantongi sejumlah nama PNS Kabupaten Bombana yang diduga menggunakan ijazah palsu untuk kenaikan pangkat maupun tes untuk CPNS.

Nama-nama tersebut diperoleh setelah tim verifikasi ijazah palsu bentukan Pemkab Bombana menelusuri hingga ke universitas tempat para PNS tersebut memperoleh sebuah ijazah.

Namun sayang, nama-nama tersebut masih dikunci rapat-rapat oleh pihak pemkab Bombana agar tidak diketahui publik.
“Kami masih menunggu arahan dari Kemenpan-RB  terkait dugaan ijazah palsu ini,” ungkap Rusman Kepala BKD Bombana belum lama ini.

Mantan Asisten I Pemkab Bombana ini menjelaskan penelusuran ijazah palsu itu merupakan instruksi dari Kemenpan-RB. “Setelah hasil penelusuran, kami setor ke Kemenpan. Di sana yang akan menentukan palsu tidaknya sebuah Ijazah. Kami  hanya menyetorkan sebuah data dan nama-nama yang diduga berijazah palsu tersebut,” tukasnya.

Terkecuali jika sudah ada jawaban dari kemenpan sambung Rusman baru bisa di buka nama-nama PNS yang terindikasi menggunakan ijazah palsu tersebut. “Nama-nama itu sudah kami setor ke Kemenpan.  Saat ini kami masih tunggu jawaban dari sana,” tukasnya. (DAR)       

Leave A Reply

Your email address will not be published.