Pentingnya Hak Paten Komoditas Mete

0

Suarakendari.com-Untuk mengangkat nilai komoditas jambu mete, maka perlu di merumuskan hak paten komoditas unggulan daerah ini.

Mantan Bupati Muna LM.Baharuddin pernah mengungkapkan pentingnya pengurusan hak paten komoditas jambu mete g, menyusul kualitas mete Muna yang tak ditemukan ditempat lain. “Pemerintah telah menggelar sosialisasi bersama segenap unsur terkait diantaranya, berasal dari Kementrian Hukum dan HAM RI dan akademisi Universitas Haluoleo,”ujarnya.

Mete asal Muna memiliki keunggulan tersendiri, salah satunya, rasanya yang gurih dengan  biji yang besar dan berwarna putih. Kualitas itulah, kata dia  yang tidak dimiliki oleh mete dari daerah lain. Sebenarnya ide mematenkan komoditas mete  sudah pernah terungkap pada rapat koordinasi kegiatan pembangunan perkebunan Sultra tahun 2014 silam, namun sayannya, hingga kini belum ada titik terang patenitas komoditi ini.

Seharunya pemerintah Muna menempatkan mete sebagai salah satu komoditas unggulan bersama beberapa komoditas lainnya seperti rumput laut, kayu dan hasil hutan, jagung.

Apalagi potensi lahan dan produksi Mete masih besar di Muna. Kendala pengembangan mete kata Baharuddin, dimulai dari proses pemilihan bibit hingga pasca tanam. “Petani kita menanam mete yang bukan bibit unggul, disamping itu jarak tanam yang dekat dan tidak dirawat setelah ditanam,” katanya. Dengan kondisi tersebut pemerintah sedapatnya terus berupaya untuk meningkatkan produksi tanaman yang menyerap tenaga kerja terbesar di Muna itu, salah satunya dengan meremajakan tanaman mete. Pasalnya, mete yang ada saat ini kebanyakan merupakan tanaman tua. SK

Leave A Reply

Your email address will not be published.