Pemda Konsel Kembangkan Budi Daya Tanaman Sagu

0

Suarakendari-Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan kini tengah berusaha melakukan budi daya tanaman sagu. Ini sebagai wujud kepedulian pemerintah setempat atas nasib tanaman sagu yang kini terancam punah menyusul makin berkurangnya kawasan tanaman sagu di daerah itu. Bupati Konawe Selatan, Surunudin Dangga menetapkan kawasan rawa aopa di Kecamatan Angata sebagai daerah pencadangan area tanaman sagu mengingat kawasan Angata merupakan area tangkapan air yang merupakan area yang cocok untuk budidaya. “Ini merupakan upaya untuk menyelamatkan sumber pangan lokal kita,”kata Surunudin. Untuk lahan budi daya tanaman sagu, pemda menyiapkan kurang lebih 60 hektar lahan di sepanjang kawasan rawa aopa dan akan melibatkan kelompok pelestari rawa dan tanaman sagu sebagai ujung tombak pengelolaan kawasan.

Seperti diketahui, tanaman sagu atau rumbia termasuk dalam jenis tanaman palmae tropical yang menghasilkan kanji (starch) dalam batang (steam). Sebatang pohan sagu siap panen dapat menghasilkan 180 – 400 kg tepung sagu kering. Tanaman sagu dewasa atau masa tebang (siap panen) berumur 8 sampai 12 tahun atau setinggi 3 – 5 meter. Oleh masyarakat Tolaki yang merupakan suku terbesar di daratan Provinsi Sulawesi Tenggara, sejak lama tepung sagu diolah menjadi makanan pokok atau biasa disebut sinonggi. SK

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.