Pembangunan Kebun Raya Kendari Tahap Dua Mencapai 85 Persen

0
DCIM100MEDIADJI_0106.JPG

Suarakendari-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus menggenjot pembangunan Kebun raya Kendari tahap 2 tahun 2017, saat ini pembangunan Kebun Raya Kendari sudah mencapai angka 85 persen.

Kepala unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) UPTD Kebun Raya Kendari Laode Yama, Rabu (22/11/2017) mengatakan, tahun 2017 ini Kebun Raya Kendari mendapat alokasi anggaran sekira Rp11 miliar untuk membangun 9 item pekerjaan, yaitu, pembangunan rumah arboretum, peningkatan jalan utama dan pediatrian, pembangunan area parkir kendaraan, pembangunan rumah paranet/nursery, pembangunan rumah harsdscape arboretum, pembangunan hardscape campign ground, pembangunan hardscape taman ultra basic, pembangunan landscape visitor centre dan landscape gedung pengelola, serta pembangunan pintu gerbang dan pagar pengaman tanggul.

Untuk tahun 2018 Kebun Raya Kendari akan mengusulkan 3 kegiatan baru dan 1 kegiatan lanjutan pada Kementerian PUPR.

“Rencana pekerjaan Kebun Raya Kendari tahun 2018 yaitu, pekerjaan pembangunan gedung konservasi, pekerjaan pembangunan gedung edukasi, pagar keliling, dan pagar pengaman tanggul lanjutan, serta jalan lingkungan yang akan dikerjakan oleh Pemerintah Kota Kendari,”

Lanjut Yama, untuk besaran anggaran pekerjaan beberapa item kegiatan tersebut masih menunggu pagu anggaran dari kementerian PUPR.

Sebelumnya tanggal 16 April lalu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI menyerahkan sejumlah asetnya yang dibangun di daerah kepada pemerintah setempat, proses penyerahan aset itu ditandai dengan penandatanganan berita acara yang diikuti sejumlah daerah salah satunya kota Kendari.

Walikota Kendari Adriatma Dwi Putra menandatangani langsung berita acara penyerahan hibah barang milik negara dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Aset yang diserahkan pemerintah pusat kepada Kota Kendari ialah Pembangunan Kebun Raya Kendari tahap pertama dengan anggaran sekira Rp13 miliar, terdiri dari bangunan pendukung senilai Rp7,6 m dan penataan ruang senilai Rp6,3 m.
Aset yang diserahkan tersebut merupakan pekerjaan tahap pertama yang sudah rampung tahun 2016 seperti, gedung visitor centre dan gedung pengelola, serta gerbang utama, campign ground, toilet, musollah, pematangan jalan dan turap.

Rencananya pembangunan Kebun Raya Kendari akan tuntas dan dilaunching tahun 2019.

Kebun Raya Kendari dirintis sejak tahun 2008 berlokasi pada kawasan hutan lindung dan hutan produksi Nanga-nanga Papalia Kelurahan Andonohu Kecamatan Poasia dengan luas sekira 96 ha terdiri dari 78 ha hutan produksi dan sekira 18 ha hutan lindung.
Berdasarkan master plan Kebun Raya Kendari, kawasan ini memiliki sejumlah habitat didalamnya diantaranya 38 jenis flora tingkat pohon, 15 jenis tumbuhan bawah (efipit), 4 jenis rotan dan beberapa jenis fauna endemik.

Selain itu Kebun Raya juga sudah memiliki tanaman koleksi, tanaman hias dan tanaman obat-obatan sekira 5000 specimen dari sekira 100 species, yang diperoleh dari kerjasama antara Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Kendari.(Sumarlin)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.