Pelantikan Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak pada Januari 2016

SUARAKENDARI.COM- Kementerian Dalam Negeri menggagendakan pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 9 Desember 2015 pada Januari 2016 mendatang.

“Saya sedang mempersiapkan diskusi rapat pimpinan (rapim) dan kalau bisa dibagi dua tahap. Bagi daerah yang tidak ada sengketa pilkada kalau bisa akhir Januari (pelantikan) dan kalau daerah yang ada sengketa menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) akhir Maret,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/12/2015). Tjahjo ke Balai Kota untuk bertemu Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat terkait pengesahan APBD DKI.

Seperti dilansir situs berita detik.com, Tjahjo optimistis tak akan banyak yang peserta pilkada yang bersengketa dan akhirnya menunda pelantikan karena menunggu putusan MK.

“Jangan sampai pilkada serentak mengganggu keputusan di daerah,” sambungnya.

Ia berharap pelaksanaan pilkada di 5 daerah yang ditunda sebelumnya bisa dilakukan sebelum Maret.  “Soal mau dibuat serentak atau tidak itu keputusan KPU. Mudah-mudahan tidak melebihi Maret supaya bisa ikut dilantik bareng,” ujarnya.

Saat ini MK menerima sekitar 88 kasus sengketa pilkada dari pelaksanaan pilkada serentak.  Berikut jadwal penyelesaian sengketa pilkada di MK:

19 Desember-22 Desember
Pengajuan gugatan pilkada tingkat gubernur

21 Desember
Pemeriksaan kelengkapan permohonan/gugatan pilkada tingkat walikota dan bupati

22 Desember
Pemeriksaan kelengkapan permohonan/gugatan pilkada tingkat gubernur

31 Desember- 3 Januari
Perbaikan kelengkapan permohonan/gugatan pilkada tingkat gubernur, walikota dan bupati.

4 Januari 2016
Pencatatan permohonan/ gugatan pilkada dalam buku registrasi perkara konstitusi (BPRK).

4 Januari- 6 Januari 2016
Penyampaian salinan permohonan/gugatan kepada pihak termohon/tergugat dan pihak terkait.

Pada tanggal ini juga, pihak MK memberikan informasi jadwal sidang kepada pihak penggugat, tergugat dan terkait.

7 Januari- 14 Januari 2016
Sidang perdana yang didahului dengan pemeriksaan perkara.

7 Januari- 18 Januari 2016
Pengajuan jawaban dari pihak termohon/tergugat dan pihak terkait. Sekaligus pengajuan keterangan terkait.

18 Januari 2016
Putusan Dismisal

19 Januari- 25 Februari 2016
Pemeriksaan sidang dalam sidang panel

26 Februari- 1 Maret 2016
Pembahasan perkara dan pengambilan putusan dalam rapat pemusyawaratan hakim (RPH). Sekaligus penyusunan draft putusan

2 Maret 2016- 7 Maret 2016
Pengucapan putusan (mnb/nrl)

Anggota DPD Dukung Pengembangan Pariwisata Sultra

SUARAKENDARI.COM-Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat terus dikembangkan agar dapat menjadi salah satu sektor andalan menggenjot perekonomian daerah, salah sat contoh wisata alam bawah laut yang ada di Kabupaten Wakatobi merupakan salah satu taman laut terindah di dunia. Harapan ini dikemukakan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Muliati Saiman.

Muliati meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengembangkan potensi pariwisata karena prospek ke depannya sangat menjanjikan.

“Harapan kita gugusan pulau yang ada di Sultra dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung karena daerah ini memiliki keunikan dan keindahan tersendiri,” katanya.

Menurut dia, potensi wilayah Sultra, baik di darat maupun laut sangat mendukung pengembangan pariwisata, sehingga perlu perjuangan dari semua pihak agar daerah ini bisa sama sejajar dengan daerah maju lainnya di Indonesia.

Selaku perwakilan Sultra di DPD, Muliati tentunya tidak tinggal diam untuk terus mendorong agar pemerintah pusat untuk bisa mengarahkan bantuan ke daerah ini dalam rangka mendukung pariwisata bahari.

Menurut Muliati, pemerintah pusat akan membagikan sejumlah kapal kepada daerah-daerah yang memiliki banyak pulau, sehingga nanti bisa mendukung daerah dalam mengmebangkan wisata bahari di Sultra.

“Saya belum mengetahui pasti berapa yang akan diperoleh Sultra dari bantuan kapal itu. Berapapun kelak jumlahnya yang akan diberikan ke daerah ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk menggarap potensi bahari kita,” katanya. ANT/SK

Hari Ini, Tim SAR Kembali Temukan 2 Jenasah Korban KM Marina Baru

SUARAKENDARI.COM-Tim SAR kembali menemukan 1 korban tewas akibat tenggelamnya KM Marina di perairan laut Wajo Sulawesi Selatan, Sabtu siang (26/12) sekitar pukul 12.00 wita. Penemuan 1 jenasah ini maka total korban yang di temukan hari ini sebanyak 2 orang, dimana sebelumnya pada pukul 09.00 wita ditemukan satu jenasah dan sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Daerah Lasusua Kolaka Utara.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo,S.Sos yang langsung menerima mayat korban di pelabuhan tobako kolaka utara, mengatakan , penemuan kedua jenasah hari ini dilakukan tim SAR di sekitar 5 dan 7 mil perairan laut Lasusua Kolaka Utara. “Jenasah korban yang ditemukan sudah dibawa ke Rumah Sakit Djafar Harun Kolaka Utara untuk proses identifikasi oleh tim DVI,” Soelistyo.

Ia menambahkan , pihaknya akan intensif melakukan pencarian terhadap korban yang sampai kini masih belum di temukan dengan memfokuskan pencarian di sekitar perairan laut lasusua kolaka utara.

Basarnas juga telah menambah waktu operasi pencarian terhadap korban tenggelamnya KM Marina yang diperpanjang hingga 3 hari ke depan dengan alasan masih ada korban yang belum di temukan.YJ

Tim DVI Mabes Polri Bantu Identifikasi Korban di Sultra

SUARAKENDARI.COM-Guna membantu proses identifikasi korban meninggal akibat tenggelamnya KMV Marina Baru di perairan wajo, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara dibantu tim DVI dari Mabes Polri.

Tim DVI Mabes Polri yang datang membantu proses identifikasi korban terdiri dari berbagai keahlian, mulai dari ahli DNA, ahli forensik serta dokter ahli gigi.

Menurut Kapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Polisi Agung Sabar Santoso, tim DVI Mabes Polri akan melakukan tugasnya mengidentifikasi seluruh korban tewas yang di temukan oleh tim SAR.

Sejauh ini tim DVI Polda Sulawesi Tenggara baru melakukan pengambilan sampel DNA melalui pemeriksaan post mortem bagi keluarga korban.

Pada hari kamis 24 Desember 2015 tim sar berhasil menemukan 40 korban km marina baru, keseluruhan jenasah dibawa ke Rumah Sakit Daerah Jafar Harus Lasusua, Kolaka Utara. YJ

Jusuf Kalla Dialog Langsung dengan Petani Kakao di Sultra

SUARAKENDARI.COM, Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla berkunjung di Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (20/12/2015). Dalam kunjungannya kali ini, JK sapaan akrabnya melakukan dialog dengan bertatap muka secara langsung dengan petani yang ada di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, Sultra.

JK memberikan kesempatan secara langsung kepada para petani kakao untuk menyampaikan apa yang menjadi kendala atau permasalahan di lapangan dalam memproduksi kakao.

Darman salah seorang petani asal Lambadia, Kolaka Timur mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan bantuan berupa tenaga penyuluh untuk memberikan pemahaman kepada para petani.

“Perlu peningkatan pendampingan terkait budi daya karena yang menjadi masalah utama itu sulitnya untuk memberikan pemahaman kepada petani, jadi kami butuh untuk tenaga penyuluh lagi,” pintanya.

Hal lain diungkapkan oleh Sunandar, petani asal Besulutu, Kabupaten Konawe, menurutnya selama ini pihaknya telah mendapatkan bantuan dari Lembaga Ekonomi Mssyarakat Sejahtera sehingga para petani bisa dibantu. Namun demikian pihaknya juga meminta kepada pemerintah pusat agar bisa menjadikan LEM Sejahera sebagai lembaga nasional sehingga membantu petani yang lain. Tidak hanya itu, Sunandar yang mewakili petani asal Besulutu meminta agar pemerintah juga memperhatikan infrastruktur jalan agar mudah diakses.

“Kalau bisa jalan-jalan yang ada di wilayah kami bisa diperhatikan sehingga lebih mudah diakses dan memudahkan kami untuk lebih cepat memproduksi hasil kakao kami,” pintanya.

Menanggapi permintaan dari perwakilan petani kakao dari beberapa kabupaten yang ada di Sultra. Jusuf Kalla merespon baik dan berjanji agar segera memberikan bantuan terhadap apa yang menjadi keluhan petani.

“Masalah dana dan bantuan lain yang dikeluhkan kami akan usahakan agar bisa menyahuti semuanya dengan tekad agar masyarakat bisa sejahtera utamanya petani kakao, bagaimana bisa dicapai yakni dengan peningkatan produksi kakao,” tuturnya.

Untuk itu melalui pertemuan siang hari itu, JK memberikan motivasi dan dorongan kepada petani agar terus memperbaiki hasil produksi dan kualitas kakaonya sehingga harga dari kakao tersebut juga bisa meningkat. (LINA)

Pre Launching Visit Sultra, Kenalkan Potensi Wisata Sultra

SUARAKENDARI.COM, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar pre launching visit Sultra yang digelar di salah satu hotel yang ada di Kota Kendari, Sabtu (19/12/2015) malam.

Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sultra, Zainal Koedoes mengatakan bahwa kegiatan yang digelar malam itu sebagai salah satu langkah yang diambil untuk terus memperkenalkan budaya dan pariwisata yang ada di Sultra.

“Malam ini kita melakukan pre launching visit sultra, melalui kegiatan ini siapa saja yang ingin berkunjung ke Sultra sudah memiliki pemahaman awal atau dasar tentang budaya dan pariwisata apa saja yang bisa dijumpai di Sultra,” terangnya.

Dikatakannya pula bahwa melalui kegiatan visit Sultra, siapa saja dapat mengakses agenda yang akan digelar disemua kabupaten/kota yang ada di wilayah Sultra.

“Dengan kegiatan ini semua agenda budaya yang akan digelar di setiap kabupaten/kota juga sudah bisa ditampilkan untuk tahun 2016 sehingga memudahkan para wisatawan yang akan berkunjung di Sultra untuk mengetahui apa saja yang akan digelar,” katanya.

Sebagai dinas yang memiliki tanggung jawab untuk terus menarik minat seseorang yang akan berkunjung di Sultra, tentunya harus terus memiliki cara. Ia juga mengatakan bahwa target wisatawan yang ditargetkan sebesar 12.020 yang akan berkunjung di Sultra ternyata sudah melampaui target.

“Jumlah wisatawan yang berkunjung di Sultra hingga saat ini sudah melebihi target kami semua itu tidak lepas dari cara-cara kami untuk terus mempromosikan destinasi wisata Sultra,” ujarnya. (LINA)

Jelang Kunjungan Wapres di Sultra

SUARAKEDARI.COM-Menjelang kunjungan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di Kota Kendari, aparat kepolisian dan TNI terus bersiaga. Aparat nampak bersiaga di sejumlah tempat yang akan menjadi lokasi kunjungan.

Kapenrem 143/Haluoleo Mayor Inf Aswar menegaskan kunjungan Wapres di Kendari berlangsung Minggu (20/12). “Wapres RI akan berkunjung di Kota Kendari. Soal agendanya kegiatan belum kami ketahui,” ujarnya

Namun sejumlah informasi menyebut, bahwa orang nomor dua di Indonesia itu selain akan melakukan rapat koordinasi terkait masalah perkebunan kakao juga akan melakukan pertemuan dengan jajaran Pemerintah Provinsi kabupaten dan kota se-Sultra.

Panglima Kodam VII/Wirabuana Mayjen Agus Surya Bakti juga telah hadir di Kota Kendari pada Sabtu 19/12 sekitar pukul 15.00 wita sore.

Kehadiran Pangdam VII/Wirabuana sendiri mengawal Wapres Jusuf Kalla yang akan melakukan kunjungan kerja di Bumi Anoa Kota Kendari.

Biro Humas Pemprov Sultra mengatakan, kedatangan Wapres RI bersama Istri Ny Mufidah Yusuf Kallah dijadwalkan akan tiba di bandara Haluoleo Kendcari sekitar pukul 10:45 Wita.

Ibu Wapres rencanaya akan melakukan kunjungan ke Dekranasda Provinsi Sultra, pusat hasil kerajinan tenun ,perak dan cinderamata lainnya yang ada di Kota Kendari. SK/AN

Kapal Penumpang Asal Kolaka Tenggelam di Laut Bone

SUARAKENDARI.COM-Kecelakaan laut kembali terjadi di Sulawesi Tenggara. Kali ini dialami KMV Marina Baru 02, kapal asal Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang hendak menuju Kabupaten Siwa Kabupaten Bone Sulawesi Selatan (Sulsel) tenggelam di laut Bone, sekitar pukul 15.00 wita, Sabtu (19/12).

KMV Marina Baru 02 yang memuat 122 orang penumpang termasuk anak buah kapal (ABK) dilaporkan bertolak dari pelabuhan Kolaka menuju Siwa sekitar Pukul 13.00 Wita.

Seperti dilaporkan pihak SAR Kendari, posisi kapal tenggelam sekitar 60 mil laut dari pelabuhan Kolaka atau 11 Mil dari pelabuhan Siwa Kabupaten Bone. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab pasti kecelakaan transportasi laut tersebut. Namun dari laporan awal, diduga kapal karam akibat dihantam ombak besar.

Sejak Sabtu sore kemarin tim SAR Kendari menggunakan KM Pacitan telah diterjunkan menuju Lokasi kapal tenggelam untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

KMV Marina Baru 02 sendiri setiap harinya melayani penumpang yang hendak ke Siwa Sulsel tanpa hambatan. Rute ini ditempuh dengan jarak hanya 3 jam perjalanan. Tak heran banyak warga asal Kolaka memilih menggunakan rute ini untuk melakukan aktifitas bisnis mereka. AN/SK

Menteri Yuddy Salut dengan Setya Novanto

SUARAKENDARI.COM-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Crisnandi, mengapresiasi keputusan Setya Novanto mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR-RI. Langkah itu menunjukkan kenegarawanan Setya Novanto dan bisa menjadi contoh pejabat negara yang lainnya.

Hal ini diungkapkan Yuddy Crisnandi di sela – sela kunjungan kerjanya di kendari, Sulawesi Tenggara. “Keputusan mundurnya Setya Novanto sebagai Ketua DPR-RI menunjukkan beliau adalah seorang negarawan sejati. Apa yang dilakukannya karena tidak ingin menyakiti hati seluruh rakyat indonesia ,”katanya.

Menurutnya, langkah dan keputusan Setya Novanto itu bisa menjadi contoh dan teladan bagi pejabat tinggi negara lainnya dalam menyelesaikan suatu permasalahan , sehingga kasus yang di hadapinya tidak semakin gaduh.

Ia mencontohkan pengunduran diri Setya Novanto pernah juga dilakukan Dirjen Pajak , Sigit Priadi Pramudito yang mundur dari jabatannya karena tidak mampu mencapai target penerimaan pajak negara untuk tahun ini.YJ

Walikota Kendari Terima Penghargaan Kota Berprestasi

SUARAKENDARI.COM- Walikota Kendari Asrun mewaliki kota di Indonesia menerima penghargaan kota berprestasi dan Dana Insentif Daerah (DID) yang diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Presiden, Senin (14/12/2014). Presiden RI Joko Widodo mengatakan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) lebih awal ini agar kegiatan tahun 2016 mendatang bisa segera dilakukan bulan Januari.

“Saya minta perencanaan yang dilakukan tahun 2016, Januari dimulai jangan sampai terlambat karena kalau mundur akan terjadi kontraksi ekonomi, kita harus tinggalkan pola-pola lama” kata Jokowi).

Ia juga mengatakan pemberian DID pada 66 daerah sebagai bentuk apresiasi dan dukungan agar pembangunan yang dilakukan semakin cepat, sedangkan daerah yang belum dapat bisa termotifasi.

Walikota Kendari Asrun mengaku bangga dengan penghargaan yang diterima kota Kendari.

Menurutnya, penghargaan yang diterima ini merupakan kerja keras yang telah dilakukan semua pihak, salah satunya dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Alhamdulillah bertambah lagi penghargaan kita, dana yang kita dapat ini saya akan maksimalkan untuk pembangunan khususnya infrastruktur” ujar Asrun.

Dari 66 daerah yang mendapat alokasi DID hanya 7 daerah yang mewakili penerimaan salah satunya kota Kendari yang mewakili kota di Indonesia. (ALIN)