DANREM 143/HO BERGANTI


Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, S.E, M.Si

Suarakendari.com- Tongkat Komando Komandan Korem 143/Halu Oleo (Danrem 143/HO) bakal diserahterimakan hari ini, Selasa, 22 Januari 2019 yang rencananya serah terima jabatan tersebut akan di pimpin langsung oleh Panglima Kodam XIV/Hasanuddin (Pangdam) Mayjen TNI Surawahadi, S.I.P., M.Si, di Markas Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin, Kota Makassar.

Komandan Korem 143/Halu Oleo Kolonel Arm Dedi Nurhadiman, S.I.P., akan mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Dirbinter (Direktur Pembinaan Teritorial Angkatan Darat), di Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad).

Pergantian pejabat dalam lingkungan TNI-AD sendairi adalah hal yang biasa, hal tersebut dilakukan untuk kepentingan organisasi TNI-AD yang lebih besar dan untuk kepentingan karier yang bersangkutan. Dimana salah satu fungsi utama TNI AD adalah pembinaan Teritorial, Dirbinter adalah jabatan Kolonel mantan Danrem, merupakan pembantu utama Danpusterad yang bertanggung-jawab dalam menyelenggarakan kegiatan di bidang pembinaan teritorial, dengan tugas dan kewajiban sebagai Pembantu Danpusterad (Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat) dalam menyiapkan saran kepada Kasad mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan kegiatan pembinaan teritorial TNI AD.

Sedangkan Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, S.E, M.Si, sebelumnya menjabat sebagai staf Ahli Pangdam XIV/HSN bidang Ideologi.

 Berikut Profil, Pejabat Baru Danrem 143/HO

 Nama Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, S.E, M.Si, Abbitueren Akmil /1992, suami dari Mg. Prasetyati Budi Hartai dan ayah dari tiga anak; Stephanus Yerikho, G, Teresia Carissa A, Georgius Adhika, C.. Karier militer Kolonel Yustinus Nono Yulianto, S.E, M.Si, cukup panjang, dimulai semasa perwira Pertama (Danton, Danki dan Pa Staf) sejak Th. 1993-2000.

Kurang lebih 7 tahun bertugas di lingkup Kodam III/SLW., ditahun 2002 mengikuti dik Suslapa If. Usai Suslapa if Januari 2002 bergabung di Kodam XVII/TKR, sebagai Pasi Binkanwil Rem 171/PVT, kemudian pada Juni 2003 menjabat Wadanyonif 752 Rem 171/PVT, setelah itu pada Desember 2004 mendapatkan promosi jabatan sebagai Kasdim 1710/MMK Rem 171/PVT Kodam XVII/TKR.

Pada Maret 2006 dipercaya selaku Kadep Tekknik/Gumil Tik Rindam Kodam XVII/TKR. Selanjutnya pada oktober 2008 menduduki jabatan Ps. Pabandya Binkar Spers Dam XVII/Cendrawasih. Usai mengikuti pendidikan Seskoad 2009 Kolonel Yustinus bertugas di Kodam Jaya selaku Pabandya Dik Spersdam Jaya. Setelah itu mendapatkan kepercayaan sebagai Dandim 0505/JT Rem 051/WKT Kodam Jaya pada bulan Mei 2011.

 Selanjutnya pada Maret 2012 mendapat jabatan baru sebagai Waaster Kasdam Jaya. Pada bulan Februari 2012 mendapatkan amanah baru sebagai Dosen Madya Seskoad, selanjutnya di bulan Desember tahun yang sama menjadi Patun Seskoad. Tahun 2017

Kolonel Yustinus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Pendidikan Sesko TNI dan sementara itu mendapatkan jabatan sebagai Pamen Mabesad. Setelah mengikuti pendidikan Sesko TNI selanjutnya mendapatkan promosi jabatan sebagai staf Ahli Pangdam XIV/HSN bidang Ideologi pada Februari 2018.

Pada tanggal 28 Desember 2018, satu berdasarkan Surat Keputusan Kasad No. Kep/1077/XII/2018, Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, S.E, M.Si, ditunjuk sebagai pejabat Danrem 143/Halu Oleo Kodam XIV/Hasanuddin. Dilihat dari riwayat Penugasan, Kolonel Inf Yustinus sarat dengan pengalaman tugas ; tercatat 3 kali penugasan operasi yang beliau ikuti antara lain: Ops Tim-Tim Tahun 1995, Ops Irian Jaya Tahun 1996, Ops Tim-Tim Tahun 1998, sedangkan penugasan luar negeri yang pernah diikuti KKLN tahun 2017. (Penrem143).

DANSATGAS YONIF 725/WRG PERERAT SILATURAHMI DENGAN TOKOH MASYARAKAT DAN APARAT PEMERINTAHAN SENGGI PAPUA

Suarakendari.com- Guna membangun dan mempererat tali silaturahmi, Dansatgas Yonif 725/Wrg Letkol Inf Hendry Ginting S., S.I.P. melangsungkan acara tatap muka bersama dengan Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Aparat Pemerintahan Distrik Senggi di Pos Kotis Senggi Kab. Keerom. Senin, (21/1).

Dalam sambutannya Dansatgas Yonif 725/Wrg mengatakan, dirinya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tokoh-tokoh masyarakat serta aparat pemerintahan Distrik Senggi yang sudah menyambut baik kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Wrg.

Pada kesempatan tersebut juga Dansatgas Yonif 725/Wrg berharap akan tetap terus terjalin hubungan silaturahmi yang baik antara Satgas Yonif 725/Wrg dengan masyarakat khususnya yang berada di Distrik senggi. Disamping itu juga Dansatgas Yonif 725/Wrg menambahkan, bahwa disamping menjalankan tugas pokoknya sebagai Satuan Pengamanan Perbatasan RI-PNG juga bersedia akan membantu dalam mengatasi kesulitan-kesulitan serta dalam mensejahterakan masyarakat di wilayah perbatasan.

Tak lupa pada acara Tatap Muka tersebut juga Kepala Distrik Senggi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota Satgas Yonif 725/Wrg khususnya yang berada di Kotis Senggi yang telah melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawabnya serta turut berpartisipasi dalam membantu masyarakat. S

elain itu juga harapan Ketua Klasis Distrik Senggi dengan adanya kehadiran Satgas Yonif 725/Wrg akan selalu memberikan hal-hal yang positif serta tidak memberikan citra yang negatif di wilayah perbatasan terlebih khususnya pada masayarakat Distrik Senggi itu sendiri.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Kapolsek Senggi Iptu Ambo, Danpos Satgas Bant Lettu Inf Rangga, Babinsa Koramil Senggi Kopda Mustamin, Kepala Puskesmas / yang mewakili Dr. Nurlyanti Rustam, Ketua Klasis Distrik Senggi, Kepala Distrik Senggi, Kepala Kp. senggi, Kepala Suku Kp. Senggi, Kepala Kp. Warleyf, Kepala Suku Kp. Warleyf, Kepala Kp. Woslay dan Seluruh Perwira Staf Satgas Yonif 725/Wrg. (22/1).YS

Pelajar Rusia Disuguhkan Makanan Tradisional Sinonggi

SUARAKENDARI.COM-Makanan tradisional menjdi menu pilihan Pemerintah Kota Kendari untuk menjamu puluhan pelajar asal Rusia yang  melakukan studi banding tentang kebudayaan di Kota Kendari. Rombongan pelajar dari Rusia tersebut diterima oleh Pemkot Kendari yang dipimpin Sekda Kendari Alamsyah Lotunani di ruang pola Kendari Jumat lalu. Saat tiba,  pelajar yang didampingi guru pendamping tersebut dijamu makan siang dengan pangan lokal  Kendari yang disebut Sinonggi ( sagu).

Para dosen dan guru asal Rusia dalam rombongan itu ada yang mencoba mencicipi sinonggi sambil diajar cara menyantapnya oleh Sekda Kendari dan sejumlah pejabat yang menemani rombongan itu makan siang.

Kunjungan atau studi banding siswa asal Rusia tersebut sebagai balasan atas kunjungan sejumlah Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Kendari ke Rusia beberapa waktu lalu.

“Kunjungan ini adalah balasan. Jadi dalam rombongan itu tidak hanya pelajar setingkat SMP dan SMA, ada juga beberapa mahasiswa guru dan dosen,” kata Alamsyah.

Selain untuk mempelajari budaya-budaya di Kota Kendari, kata Alamsyah, kunjungan para pelajar ini juga dimaksudkan untuk melihat metode pendidikan Indonesia yang ada di sekolah, khususnya di Kota Kendari.
Rencananya rombongan studi banding ini direncanakan berada di Kota Kendari selama lima hari. Selama berada di Kendari, para pelajar asal Rusia tersebut akan mengunjungi SMP 9 Kendari, SMP 13 Kendari, SMP 15 Kendari dan SMA 4 Kendari. SK/AN

Nur Alam Ditahan KPK, Saleh Lasata jadi Plt Gubernur Sultra

SUARAKENDARI.COM-Pasca penahanan  Nur Alam oleh Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK), Rabu (5/7), Mendagri Tjahjo Kumolo langsung menonaktifkan Nur Alam  sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara dan menunjuk Saleh Lasata sebagai Plt Gubernur Sultra.  Saleh Lasata pun meminta dukungan seluruh  jajaran pemerintah dan PNS untuk tetap menjaga kekompakan serta membantu dirinya menyelesaikan sisa masa jabatan gubernur Sultra hingga Februari 2018.

“Sebagai Plt Gubernur, tentunya saya harus menjalankan semua tugas-tugas kepala daerah yang sudah terjadwal,” katanya.

Meskipun sudah mendapat amanah dari Mendagri sebagai Plt Gubernur Sultra, namun Saleh Lasata masih menggunakan ruangannya yakni ruang wakil gubernur dalam melaksanakan tugas kepala daerah itu.
Begitu pula kendaraan dinas yang dipakai Plt Gubenrur Sultra masih menggunakan plat merah DT 2, bedanya ia dikawal oleh mobil Patwal. SK/AN

Dugaan Plagiat Rektor Terpilih UHO Mulai Diusut

SUARAKENDARI.COM-Dugaan kejahatan ilmiah yang menyeret Muhamad Zamrun rektor terpilih Universitas Halu Oleo (UHO) kini tengah diusut tim perguruan tinggi negeri di Indonesia. Tim  pengusut terdiri dari  ahli dari universitas Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Diponegoro (Undip). Pengusutan ini tak lepas dari adnya laporan dari berbagai pihak terutama dari internal UHO pasca pemilihan rektor, Juni 2017 lalu.

Reaksi atas dugaan kejahatan ilmiah tersebut, juga memantik reaksi dari sejumlah kelompok, baik mahasiswa maupun alumni perguruan tinggi terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut. Mereka meminta agar pemerintah pusat dalam hal ini kementrian terkait untuk segera mengusut tuntas dugaan kasus plagiat yang menyeret Muhamad Zamrud tersebut.

Sebagai langkah antispasi massa meminta Menteri Ristek segera menunda pelantikan rektor terpilih UHO karena dinilai bertentangan peraturan dan telah mencederai nilai-nilai akademisi. “Dugaan plagiat ini tentu  sangat memalukan dan mencederai nilai-nilai akademisi, dan untuk itu harus diusut tuntas,”kata Abd Jabar, mahasiswa UHO.

Kejahatan plagiat di perguruan tinggi diatur jelas dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi.

Pencegahan kejahatan ilmiah juga diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, UU No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen, UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan RI No. 19/2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi.

Dalam kamus bahasa Indonesia, plagiarisme atau sering disebut plagiat adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain.SK

Bencana Banjir dan Tanah Longsor Masih Harus Diwaspadai

SUARAKENDARI.COM-Potensi hujan lebat dipicu yang  pergerakan gelombang atmosfer sepanjang
khatulistiwa diperkirakan masih akan terus berlanjut sepanjang bukan juni 2017.  Penomena pergerakan atmosfir ini dikenal dengan sebutan Madden Julian Oscillation (MJO). Untuk itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menghimbau masyarakat di wilayah  Indonesia bagian timur waspada terhadap bencana akibat hujan lebat.

BMKG menyebut Gelombang tersebut terus merambat ke wilayah timur Indonesia sampai lima hari ke depan, sehingga memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian tengah
dan timur.

Selain memicu hujan lebat, fenomena MJO itu juga menyebabkan munculnya potensi angin kencang di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Gelombang tinggi juga terjadi di beberapa perairan Indonesia seperti Laut Banda, Laut Arafuru, Laut Timor, Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumba dengan ketinggian 2-4 meter. Diperkirakan terjadi peningkatan curah hujan disertai angin kencang.

Masyarakat diminta waspada, terutama yang berada di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat, Papua. Peringatan ini disampaikan Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Yunus Swarinoto, Sabtu (3/6/2017). (KPS)

 

Ribuan Perawat di Sultra Berunjuk Rasa

SULTRANEWS-Ribuan perawat di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang masih berstatus honorer berunjuk rasa di gedung DPRD Sultra , Kamis (18/5/27). Mereka  menuntut pemerintah agar segera memberikan perhatian khusus pada nasib perawat.

Sejumlah poin tuntutan disuarakan dengan lantang diantaranya segera menghentikan diskriminasi terhadap perawat dan menuntut pemerintah untuk mengangkat perawat honorer jadi PNS tanpa syarat. Selain itu massa meminta segera meevisi UU ASN  agar memihak pada honorer dan memberikan upah layak  serta menghapuskan sistim kerja TKS /TDL dari pemerintah.

“Kami kerja siang malam tapi apa yang kami dapat. Kami tidak digaji, kalau ada gaji tidak pernah sesuai dengan upah layak,” teriak pengunjuk rasa.

Aksi juru rawat ini berlangsung damai. Mereka rela datang dari jauh di pelosok kabupaten dan kota demi menuntut hak-hak mereka.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Sultra, Suwandi Andi yang menemui pengunjuk rasa berjanji, akan memperjuangkan asprirasi perawat hingga ada kejelasan. SK

Ini Lima Sektor Kerjasama Pemerintah Kota Kendari dan Walikota La Rochelle Prancis

Pemerintah Kota Kendari menerima kunjungan pemerintah Kota La Rochelle Prancis Jean Francous Fountain dan rombongan di Kota Kendari. Dok foto: HUMAS KOTA KENDARI

SUARAKENDARI.COM-Pemerintah Kota Kendari  menandatangani perjanjian kerjasama lima sektor pembangunan dengan  Pemerintah Kota La Rochelle, Prancis Jean Francous Fountaine. Kerjasama ditandatangani  di aula Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Jakarta. Sebagai tindak lanjut dengan kunjungan Jean Francous Fountaine bersama rombongan ke Kota Kendari, Kamis, (30/3/17).

Lima yang disepakati, yakni, dibidang kepariwisataan, pembangunan kawasan pesisir, sanitasi air bersih, pelabuhan dan sektor persampahan.

Di sektor  pariwisata, kedua belah pihak bersepakat  melakukan pertukaran pengenalan kebudayaan, sedang pada urusan sanitasi disepakati adanya manajemen dan pelayanan air bersih yang dapat langsung diminum warga. Pada  sektor pelabuhan, kedua pemerintah sepakat melakukan pengembangan pelabuhan rakyat atau tradisional, serta peningkatan SDM dan teknologi dalam bidang pengelolaan sampah.

Banyak kalangan menilai terobosan melalui perjanjian kerjasama antara dua pemerintah di negara berbeda ini, akan membuka peluang besar masuknya investor di Kota Kendari dan sekitarnya. Pasalnya, secara geografis ada persamaan yang mendasar antara Kota La Rochelle Prancis dan Kota Kendari,  sehingga dijuluki sebagai Sister City atau Kota Kembar.
Perjanjian kerja sama ini bukanlah hal baru bagi kedua pemerintahan, sebab, sebelumnya pada tahun 2014, pemerintah kota La Rochelle Prancis, telah melakukan perjanjian kerjasama Triparty bersama pemerintah kota Kendari dan Universitas Haluoleo Kendari (UHO), dalam hal pembukaan jurusan pendidikan Sastra Prancis. SK

Kapal Tongkang Anjelina 2 Tabrakan, 2 Tewas

Kendari, Suarakendari.com – Dua jenazah awak Kapal Tongkang Anjelina 2 dievakuasi tim sar kendari rabu pagi bersama satu korban luka menuju dermaga pelabuhan sar

Satu korban luka bakar dilarikan ke rumah sakit santaana kendari  untuk mendapatkan perawatan sementara dua jenazah awak kapal di bawa ke rumah sakit bayangkara menunggu pihak keluarga datang  menjemput

Kapal Tongkang Anjelina 2 sebelumnya mengalami kecelakaan di  perairan morowali sulawesi tengah saat berlayar ke kabupaten buton membawa stok bahan bakar minyak

Kapal Tongkang Anjelina 2 dengan jumalah awak kapal 15 orang bertabrakan dengan kapal nelayan yang memuat 3 orang pada selasa malam di perairan laut morowali

Saat tabrakan terdengar suara ledakan lalu dua kapal tersebut terbakar

Akibat peristiwa ini dua wak kapal anjelina dua meninggal dunia  satu awak kapal nelayan mengalami luka bakar 70 persen  dan 1 awak kapal nelayan lainya masih di nyatakan hilang

Tim sar mendapatkan informasi pada rabu pagi dari pol-air polda sultra dan langsung melakukan evakuasi korban di perairan morowali menuju dermaga sar

Ini Hasil Penyidikan Polisi Terkait Tenggelamnya KM Marina Baru

SUARAKENDARI.COM-Penyidik Direktorat Polisi Perairan Polda Sulawesi Tenggara merampungkan hasil penyidikan musibah tenggelamnya kapal motor marina baru 2b di perairan laut bone. Hasil penyelidikan polisi menyimpulkan tenggelamnya KM Marina Baru 2b di duga kelalaian kapten kapal yang memaksakan berlayar di tengah cuaca saat itu buruk.

Selain itu , banyaknya korban jiwa yang meninggal dalam musibah akibat tidak di fungsikannya life raft di tambah tidak adanya pengetahuan abk tentang penggunaan alat keselamatan. Penyidik mengintensifkan keterangan kapten kapal dan pihak kesyahbandaran kolaka yang mengizinkan kapal berlayar.

Sejauh ini penyidik sudah memeriksa sekitar 7 orang saksi.

Kombes.Pol Hindra, Direktur Polair Polda Sultra menyatakan, kepolisian masih akan berkordinasi dengan komisi nasional keselamatan transportasi atau knkt dan badan sar nasional terkait upaya evakuasi bangkai kapal km marina untuk kepentingan penyidikan.YJ