Mantan Bendahara Dideadline Kembalikan Uang Rp 910 Juta

0

Suarakendari.com-Mantan bendahara Dinkes Konawe Selatan (Konsel), Tuo SKM kini hanya punya waktu kurang dari dua bulan untuk mengganti dana gaji pegawai dinkes Konsel

senilai RP. 910 juta. Pasalnya, dalam sidang lanjutan majelis pertimbangan Tindakan Penuntutan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR) Konawe Selatan, pria parubaya itu dideadline untuk mengembalikan nominal dana yang bersumber dari APBD Konsel tersebut. ” Dana tersebut harus anda kembalikan maksimal hingga

Desember mendatang dan kasus ini harus segera dituntaskan. Jadi,tidak boleh lagi anda sepelekan,” tegas ketua Majelis pertimbangan TP-TGR, Drs H Sardjun Mokke, MPd yang memimpin sidang lanjutan itu di aula sekretariat Kantor Bupati Konsel, kemarin.

Ketua majelis yang juga Sekda Konsel itu menambahkan pasca mendengar keterangan tambahan dari mantan Kadinkes, Dr Dian Hayati pihaknya semakin yakin kalau kasus tersebut murni kelalaian dari mantan bendahara tersebut sehingga secara otomatis harus dapat dipertanggungjawabkan oleh yang bersangkutan. ” Jadi,

ini harus menjadi perhatian saudara (Tuo), apapun caranya dana tersebut harus dikembalikan. Perkara bahwa kejadian hilangnya uang itu yang sudah ditangani polisi adalah hal yang berbeda karena itu masalah pencurian seperti yang sudah anda dilaporkan. Tetapi nominal riilnya harus ada, dikembalikan ke kas daerah karena tidak bisa dinyatakan hilang,” jelas Sardjun.

Untuk membuat hasil sidang tersebut berkekuatan hukum, pasca putusan tersebut, Tuo SKM langsung menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) pengembalian dana menggantikan SPTJM yang dibuat sebelumnya yang dirasa ganjil karena tidak menyebutkan batasan waktu pengembalian dana tersebut. ” Jika sampai dengan waktu yang sudah ditetapkan saudara terperiksa juga tidak bisa mengembalikan dana tersebut, otomatis kasus ini akan dilanjutkan ke perkara hukum,” tukas Sardjun yang didampingi wakil ketua majelis TP-TGR Konsel, DR Sahlul dan sekretaris Majelis, Drs Supardi.

Mendengar keputusan dari majelis tersebut, Tuo SKM tanpa banyak komentar, hanya bisa pasrah dan kemudian menandatangani SPTJM baru yang didalamnya selain legalitas dari hasil sdang tersebut juga akan menambahkan sejumlah jaminan seperti lahan ataupun bangunan yang dimiliki yang bersangkutan guna mengembalikan dana yang karena lalai, dihilangkannya. ( Adhannto Thayeb/Humas Konsel)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.