Kesenian Kuda Lumping Ikut Mengisi Penutupan TMMD

Suarakendari.com-Masyarakat Konawe asal suku Jawa, akan memeriahkan acara penutupan TMMD 104 dengan kesenian Kuda Lumping, yang direncanakan digelar besok, Rabu (27 Maret 2019), bertempat di lapangan umum Kecamatan Anggotoa, Konawe.

Kuda Lumping juga disebut jaran kepang atau jathilan adalah tarian tradisional Jawa yang menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda.Kuda-kudaan yang terbuat dari bambuatau bahan lainnya yang di anyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda, kemudian dihiasi rambut tiruan dari tali plastik atau sejenisnya, lantas digelung atau dikepang. Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna.

Dansatgas TMMD 104 Konawe, Letkol Cpn Fajar LH Wijaya, menjelaskan kesenian ini akan menghibur para tamu undangan, sebelum acara upacara dimulai.

“Jadi akan disuguhkan kuda lumping kepada para tamu undangan, sambil menunggu persiapan upacara,” katanya.

Selain Kuda Lumping, atraksi budaya lokal yang juga berasal dari kearifan lokal masyarakat Konawe juga ditampilkan, seperti tari kolosal “Mondau”, Mondotambe dan Sasingaan.

“Kita angkat budaya-budaya lokal, kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Konawe terutama Kecamatan Anggotoa, dalam format Pesta Rakyat,” pungkas Dansatgas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.