Kasus Ijazah Palsu Bombana Mulai Terkuak

0

Suarakendari.com, Bombana – Penelusuran dugaan penggunaan ijazah palsu dilingkup Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Bombana sudah sampai ke tahap akhir.

Kepala BKD Bombana Rusman mengatakan pihaknya sudah menelusuri sejumlah universitas guna mengungkap kasus tersebut. “Insya Allah minggu ini, sudah bisa rampung. Tim sudah lakukan penelusuran ke masing-masing universitas,” terangnya.

Meski sudah mengantongi sejumlah nama yang terindikasi ijazah palsu, namun mantan Asisten I Pemkab Bombana ini, belum mau membeberkan ke publik, terkait siapa saja PNS yang terindikasi gunakan ijazah palsu tersebut.

“Kalau mau tanyakan itu (Nama-namanya) kami masih rahasiakan. Sebab penelusuran ini belum rampung semua,” ujarnya.  Beberapa universitas yang datanya sudah di input oleh Tim, diantaranya ijazah dari Universitas disekitar kota Makasar, Kota Bau Bau dan Kota kendari.

“Untuk Kota kendari, tinggal Unhalu yang belum memasukan datanya. Sementara yang lain sudah kami telusuri. Terakhir, data dari Stikes Avicena dan UMK baru sudah masuk,” tuturnya.

Beberapa cara Tim dalam menelusuri dugaan ijazah palsu diantaranya, mengumpulkan ijazah PNS lingkup Pemkab Bombana. Lalu, tim mengkonfirmasi ke  universitas selaku pihak yang mengeluarkan ijazah tersebut. Dari jawaban universitas itulah,  dasar pijak penentuan palsu dan tidaknya sebuah ijazah PNS yang dilidik.

Rusman mengatakan bila data hasil konfirmasi itu rampung, pihaknya akan dilaporkan langsung ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB)  di Jakarta . “Tim penelusuran dibentuk atas instruksi Kemenpan, jika sudah selesai kami laporkan ke sana. Kami di daerah cuma jalankan perintah, yakni mendata dan menelusuri. Sementara yang menindak itu adalah gawean pihak Kemenpan,” tukasnya. (DAR)

Leave A Reply

Your email address will not be published.