Kaghati Diusulkan ke UNESCO untuk Jadi Warisan Budaya Dunia

0

 

MUNA, SUARAKENDARI.COM-Pemerintah Kabupaten  Muna  berencana mengusulkan layang layang tradional ( Khagati: Bahasa mMuna, Red), yang terbuat dari daun kolope ( ubi hutan), masuk sebagai warisan dunia di UNESCO. Hal ini disampaikan langsung Bupati Muna H. LM Baharuddin saat membuka festival layang layang Internasional di Kabupaten Muna Selasa (19/8)

“Festival layang Internasional ini akan kita laksanakan setiap tahun. Bahkan kita akan usulkan ke UNESCO agar layang layang tradisional asal Muna ( Khagati ), akan menjadi warisan budaya dunia di UNESCO . Dan kita akan membuat museum layang layang di Muna,”tegasnya.

Saat ini, lanjut Baharuddin, Dinas Pariwisata dan DPRD Kabupaten Muna sedang meloby anggaran di pusat, untuk membangun musium layang layang di Kabupaten Muna.

Sementara itu Ketua Asosiasi Legong Sari Majid mengatakan akan mendukung usaha Pemkab Muna untuk mengusulkan layang layang Khagati, masuk ke UNESCO.  Sari Majid juga memuji layang layang asal Muna yang sudah mendunia . “Khagati akan kita dorong bersama sama untuk masuk ke UNESCO. Sebab, layang layang asal Muna jenis Kamanu Manu dan Khagati sangat terkenal di seluruh dunia. Bahkan satu satunya negara di dunia yang punya gua layang layang hanya ada di Kabupaten Muna,” terang Sari Majid.

Pada kegiatan Festival layang-layang berskala internasional di Muna, selain mempromosikan layang layang khagati asal Muna, pemerintah muna juga memperkenalkan Gua Layang- layang pada peserta festival. serta menyajikan makanan kuliner khas Muna pada wisatawan, termasuk pementasan seni tari dan budaya. (TRI)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.