Dana Rehap Kantor Bupati Terindikasi Fiktif

0

RAHA, SUARAKENDARI.COM- Sejumlah fakta adanya dugaan korupsi rehab kantor Bupati Muna tahun 2013, terungkap dalam rapat paripurna hasil rapat gabungan komisi DPRD Kabupaten Muna Selasa (8/7). Dalam sidang paripurna ini, DPRD Muna menyampaikan sejumlah temuan mereka akan berbagai proyek di Kabupaten Muna.

Salah satu item yang menjadi sorotan adalah rehab kantor Bupati Muna yang dianggarkan dalam APBD Rp 2 milyar. Tapi anehnya dana yang dibayarkan lebih Rp 3 milyar. Tak urung hal ini menuai sototan dari DPRD Kabupaten Muna.

“Ada kelebihan dana dalam rehab Kantor Bupati Muna sekitar Rp 700 juta. Dana ini terindikasi fiktif karena tidak dianggarkan dalam APBD, tapi bisa dibayarkan. Pertayannya dana dari mana itu, sementara dalam APBD 2013 tidak dianggarkan,” terang Ketua Komisi 1 LM Toufan Alam pada sejumlah media di Raha Selasa ( 8/7).

Calon anggota DPRD Prov Sultra dari Partai Demokrat ini juga mengatakan bahwa total anggaran rehab kantor Bupati Muna , termasuk pembangunan RS modern dan pembangunan jalan Watu Pute _ Masara, tidak ada dalam APBD 2013 senilai lebih Rp 2 milyar. Yang telah direalisasikan oleh Pemkab Muna sekitar Rp 1,5 milyar. Namun DPRD Muna tidak menyetujui kegiatan ini. Tapi anehnya kegiatan ini tetap jalan dan dananya sudah terealisasikan sekitar Rp 1,5 milyar tahun 2013.

“Kita akan meminta klarifikasi ke BPK RI kasus ini. Tidak ada dalam APBD 2013, tapi proyek jalan dan dibayarkan, aneh sekali” terang Ketua Komisi 1 DPRD Muna ini. ( TRI )

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.