Bawaslu Keluhkan Dana Pengawasan Pilkada Minim

0

Suarakendari.com- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tenggara mengeluhkan minimnya anggaran pengawasan untuk panitia pengawas, baik di tingkat kabupaten hingga kecamatan yang diberikan pemerintah daerah untuk  penyelenggaraan Pilkada serentak di 7 kabupaten. Anggaran yang ada dinilai tidak cukup melakukan pengawasan seluruh tahapan pilkada serentak.

Komisioner Bawaslu Sulawesi Tenggara, Hadi Mahmud, mengatakan, anggaran yang diberikan pemerintah daerah penyelenggara pilkada tidak mencukupi untuk melakukan pengawasan seluruh tahapan pilkada. Sebagai contoh, Kabupaten Konawe Utara pemerintah daerahnya hanya menganggarkan pengawasan pilkada sebesar 2 milyar rupiah.

Dana itu dinilai kurang apalagi untuk membayar honor anggota pengawas pemilu atau panwaslu di tingkat kabupaten maupun lapangan yang jumlahnya banyak. Bahkan terdapat kabupaten yang sampai hari ini belum juga mencairkan dana pengawasan pilkada serentak.

“Baru terdapat 1 kabupaten penyelenggara pilkada yang mengalokasikan anggaran pengawasan lebih dari cukup, yakni, kabupaten konawe selatan sebesar 5 milyar rupiah,”kata Mahmud.

Bawaslu mengharapkan kepada pemerintah daerah penyelenggara pilkada serentak untuk mengalokasikan anggaran pengawasan pilkada sesuai kebutuhan agar pelaksanaan pilkada bisa berjalan sesuai harapan. YJ

Leave A Reply

Your email address will not be published.