Bank Indonesia Bantu Pengembangan Kakao Sultra

0
    
Kepala BI Sultra Minot Purwahono, mengatakan komoditas kakao Sultra sudah lama dikenal bahkan menjadi komoditas perkebunan primadona di Sultra.
“Kami berharap komoditas yang pernah jadi andalan Sultra itu kembali ditingkatkan produksinya. BI akan membantu para petani kakao agar dapat meningkatkan hasil produksinya,” oleh karena itu, BI minta kepada BPTP Balitbanhtan sultra untuk mendampingi teknisnya.
Dia menyebutkan, daerah yang menjadi sentra kakao di Sultra adalah Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, dan Muna Barat.
“Kami akan mulai di Kolaka Timur dengan membina para petani hingga memberikan pendampingan agar mudah mendapatkan bantuan kredit pengembangan usaha,” katanya lagi.
Pendampingan itu, katanya lagi, adalah agar menghasilkan biji kakao fermentasi yang memiliki nilai jual tinggi dibanding menjual biji kakao asalan.
Bahkan, kata Minot lagi, pihaknya akan mendorong warga untuk mengembangkan usaha pengolahan biji kakao menjadi produk pangan yang bisa meningkatkan kesejahteraan warga setempat.
Bupati Koltim mengatakan dengan MoU ini, maka pemasaran terhadap  produk kakao tersebut nantinya, akan semakin mudah, begitupun soal harga dipastikan akan menguntungkan para petani komoditas tersebut.
Dengan potensi yang sangat menjanjikan di Koltim, beliau bertekad untuk mengembangkannya, dengan berbagai fasilitas dan kemudahan akan diberikan bagi masyarakat.
Bupati kolaka juga meminta BPTP Balitbanhtan sultra unruk mendampingi masyarakatnya mulai dari pembibitan sampai pasca pamen dan pengolahan biji kakao.
Langkah awal yang perlu didampingi kata bupati adalah pembibitan kakao bersertifikat sebanyak 150.000 pohon yang didanai oleh BI. SK

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.