Connect with us

Warga Pomalaa Blokir Jalan Tambang

Uncategorized

Warga Pomalaa Blokir Jalan Tambang

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Puluhan warga dari Desa Tonggoni, Kecamatan Pomalaa, Kolaka Sulawesi Tenggara memblokir jalan produksi PT.Gasing Sulawesi di Desa Oko-Oko. Hal ini terkait dengan kepemilikan lahan seluas 2 hektar oleh keluarga Pahmi. Lokasi tersebut selama 10 tahun dikuasai perusahaan tanpa memberi royalti apa pun kepada pemilik lahan.

Pemilik lahan sendiri merasa hak mereka telah dirampas oleh perusahaan yang bergerak di bidang tambang pasir kuarsa ini. Kata mereka kepemilikan lahan tersebut bisa dibuktikan dengan sertifikat nomor 539 yang dikeluarkan BPN tahun 1981 di Kolaka.

“Alasan kami jelas, sertifikat ada, pertanahan sudah ukur ulang, apa lagi. Perusahaan ini tetap tidak mengakui keberadaan lokasi kami. Makanya kita blokir. Kalau saya sudah harga mati pak, tidak mau lagi kami diperlakukan seperti ini,” kata Pahmi, pemilik lahan, Jumat (02/05/2014).

Dia juga menambahkan dirinya telah memberikan dua pilihan kepada perusahaan, apakah membeli lokasinya tersebut, ataukah menghitung royalti selama 10 tahun itu. “Kita tawarkan 1,5 Milyar atau bayar royalti selama 10 tahun,” tambahnya.

Gombi Sakuda, kepala desa setempat yang juga berada di lokasi pemblokiran menjelaskan bahwa sebenarnya pihak perusahaan mau saja menuruti permintaan pemilik lahan asalkan bukti kepemilikannya lengkap. “Jadi tidak cukup dengan sertifikat, perusahaan juga meminta sketsa awal lokasi tersebut dari pertanahan.kalau semua itu sudah ada, perusahaan akan membayar,” cetusnya.

Gombi juga menjelaskan jika perusahaan itu beroperasi sejak tahun 2002 lalu. Dirinya pun siap jadi jaminan apabila pihak perusahaan tidak bisa memenuhi janji pembayaran. “Kalau semua lengkap lantaran perusahaan tidak mau bayar, saya jadi jaminannya,” tambahnya.

Puluhan pemilik lahan pun memegang janji kepala desa tersebut. Hingva saat ini pemblokiran jalan produksi di lokasi PT.Gasing Sulawesi terus berla jut. Sementara pihak perusahaan tidak bisa ditemui guna dikonfirmasi terkait masalah ini. ABDI

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top