Warga Laporkan Pemkot Kendari Ke Polisi

Suarakendari.com, Kendari РPemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dilaporkan ke Polda Sultra karena dianggap telah menyerobot tanah salah seorang warga untuk pembangunan jalan tanpa adanya ganti rugi.

Menurut Pemilik tanah, H Abd Razak Tebu, Pemerintah Kota Kendari telah menyerobot lahan miliknya yang berlokasi diwilayah kecamatan Puwatu.

“Berdasarkan sertifikat yang diterbitkan BPN Kota Kendari, tanah saya seluas 6.194 meter persegi dan sebagian dari tanah tersebut telah digusur oleh Pemkot Kendari jadi badan jalan yang menghubungkan Puwatu dengan Ranomeeto,” katanya.

Ia mengaku melaporkan masalah tersebut ke Polisi karena dirinya sebagai pemilik sah dari lahan yang terkena pembangunan jalan tersebut tidak pernah diberi tahu oleh Pemkot Kendari.

“Di atas lahan yang digusur itu terdapat tanaman tumbuh, di antara 24 pohon kelapa dan beberapa tanaman durian dan langsat,” katanya.

Razak selaku yang dirugikan dari pembangunan Ruas jalan Puwatu – Ranomeeto tersebut, meminta kontraktor proyek segera menghentikan pengerjaan proyek tersebut, hingga ganti rugi lahan diselesaikan oleh Pemkot Kendari.

“Sebelum Pemkot Kendari menyelesaikan ganti rugi tanah, saya minta pihak kontraktor untuk menghentikan sementara dari pekerjaan proyek itu,” katanya.

Sementara itu Kepala Subbidang Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Humas Polda Sultra, Kompol Dolvi Kumase yang dihubungi di Kendari, membenarkan pengaduan atas penyerobotan lahan oleh Pemkot Kendari tersebut.

“Pemilik tanah Abd Razak Tebu melaporkan kasus penyebotan tanah oleh Pemkot Kendari itu, Selasa (20/10). Barang bukti laporan berupa satu lembar foto copy sertifikat tanah hak milik nomor 540 dan akta jual beli nomor 1126,” katanya. (ANT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *