Walhi Minta Penegak Hukum Usut Empat Kasus Korupsi Lingkungan di Sultra

0

 

KENDARI, SUARAKENDARI.Com-Wahana lingkungan hidup (Walhi) mendesak penegak hukum di Sultra untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan empat kasus lingkungan dan pidana lingkungan di daerah ini.

Ke empat kasus tersebut masing-masing pembangunan hotel clarion hingga operasi tanpa izin lingkungan (amdal), dimana melanggar pasal 109, 111 (ayat 1 dan 2), UU 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Kasus kedua, operasi pertambangan PT Bososi di Kabupaten Konawe Utara dimana amdalnya tidak pernah diproses melalui sidang-sidang, Komisi amdal.

Kasus ketiga, perambahan hutan seluas 772,53 hektar oleh PT Damai Jaya Lestari di Desa Lalome Rui Kecamatan Routa Kabupaten Konawe.

Kasus ke empat yakni dilakukan PT Ifishdeco yang menggunakan pelabuhan rakyat milik pemda Konawe Selatan tanpa pungutan retribusi.

Walhi berharap penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan tidak tutup mata atas kasus-kasus yang disebutkan itu, sebab telah memberi dampak pada kerusakan lingkungan hidup dan kerugian materi pada negara.Yos

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.