Wakatobi Sepuluh Besar Destinasi Khusus Pariwisata Nasional

SUARAKENDARI.COM-Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara masuk dalam daftar ke sepuluh destinasi pariwisata nasional yang menjadi perhatian khusus pemerintah. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Maritiman Rizal Ramli kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/9).

Menurut Rizal Ramli, pemerintah memutuskan untu fokus mengembangkan 10 destinasi wisata di Indonesia. Keputusan itu diambil usai rapat koordinasi beberapa menteri di Kantor Koordinator Kemaritiman.

“Ada 222 lokasi yang supaya dikembangkan. (Tapi) Kita fokus di 10 lokasi wisata yglang paling potensial untuk tingkatkan jumlah wisatawan. Supaya ada momentum di dalam penciptaan tourism,” ujar Menteri Koordinator Perekonomian Rizal Ramli usai rapat koordinasi yang dihadiri Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Sepuluh destinasi pariwisata itu yakni, Kepulauan Seribu di Jakarta, Danau Toba di Sumatera Utara, Gunung Bromo di Jawa Timur, Labuan Bajo di Flores, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Morotai di Maluku, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Tanjung Lesung di Banten, Belitung dan Yogyakarta.

Menurut Rizal, infrastruktur kesepuluh destinasi wisata itu akan segera diperbaiki mulai dari infrastruktur jalan hingga bandaranya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arif Yahya mengatakan 10 destinasi wisata itu dipilih karena secara bisnis menjadi wilayah yang yang paling cepat menyedot wisatawan sehingga memiliki dampak besar kepada perekonomian negara.

Selain pemilihan 10 destinasi wisata yang menjadi prioritas pengembangannya, pemerintah juga akan terus memberikan kemudahan kepada wisatawan asing dengan pemberian bebas visa.

Presiden Jokowi telah menginstruksikan untuk memberikan bebas visa ke lebih negara. “Kita sudah mulai 15, ditambah 30 jadi 45 negara dan akan ditambah sekitar 45 negara lagi menjadi 90 negara tahun ini,”ujarnya.

Seperti diketahui, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang menyumbang devisa bagi Indonesia.

Pada Tahun ini, pemerintah Indonesia memasang target mendapatkan devisa dari sektor pariwisata sebesar 12 miliar dollar AS. Pada 2013 lalu, devisa dari pariwisata hanya 10 miliar dollar AS, sedangkan pada 2014 naik menjadi 11 miliar dollar AS. Diharapkan, pada 2019 nanti sumbangan devisa dari pariwisata mencapai 20 miliar dollar AS. SK/KOMPAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *