Connect with us

VUB Sebagai Pilar Utama Swasembada Padi di Sulawesi Tenggara

Pertanian

VUB Sebagai Pilar Utama Swasembada Padi di Sulawesi Tenggara

VUB Sebagai Pilar Utama Swasembada Padi di Sulawesi Tenggara

SUARAKENDARI.COM-Faktor utama utama dalam upaya pencapaian swasembada pangan adalah tersedianya varietas unggul.  Berkaitan hal tersebut, pada musim tanam April-September (ASEP) tahun 2017, Balitbangtan melalui BPTP-Balitbangtan Sulawesi Tenggara sedang melakukan kajian adaptasi varietas unggul baru (VUB) padi sawah yang memiliki sejumlah keunggulan, baik dari aspek produktivitas maupun ketahanan terhadap OPT utama.
VUB tersebut meliputi Inpari 31, 34, 35, 38, 39, 41, 42, dan 43 serta pembanding adalah Mekongga.  Sebagai langkah awal dari kegiatan tersebut adalah diselenggarakannya sosialisasi kepada pemangku kebijakan dan pengguna.
Acara sosialisasi/apresiasi dihadiri pihak Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultra (TPH), Koordinator Penyuluh Kab. Konawe, Kepala UPTD Pertanian, Babinsa, penyuluh pertanian, peneliti dan kelompok tani/petani.
Pihak Dinas TPHP Kabupaten Konawe menyampaikan apresiasi tinggi dan  mengharapkan melalui kegiatan tersebut bisa dihasilkan rekomendasi teknologi sebagai rujukan dalam strategi peningkatan produksi padi. Disampaikan pula apresiasi atas kerja keras tim BPTP Sultra yang selama ini sudah berkontribusi dalam upaya peningkatan produksi pangan di wilayahnya, khususnya dalam penyediaan varietas unggul.
Koordinator Penyuluh Kabupaten Konawe menekankan pentingnya para penyuluh pertanian mengawal kegiatan ini karena sangat berkaitan dengan tugas penyuluh dalam upaya pengawalan program swasembada pangan. Penyuluh pertanian harus memiliki wawasan dan keterampilan sehingga mampu bekerja secara optimal di lapangan.
Salah satu sarana untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan adalah ikut terlibat dalam kegiatan kajian seperti yang dilaksanakan BPTP Sultra. Melalui interaksi dan komunikasi dengan peneliti, maka para penyuluh akan mendapatkan informasi dan teknologi yang sangat bermanfaat dalam mendukung tugas dan fungsi penyuluh dalam mengsukseskan program pembangunan pertanian wilayahnya.
Kedepannya hasil kajian ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk kegiatan diseminasi guna mendorong penyebarluasan inovasi teknologi secara massive kepada pengguna. IKA

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Pertanian

To Top