Connect with us

Usut Korupsi Alkes, Jaksa “Grebek” RSUD Raha

Uncategorized

Usut Korupsi Alkes, Jaksa “Grebek” RSUD Raha

RAHA, SUARAKENDARI.COM- Aparat kejaksaan negeri Raha tiba tiba mendatangi RSUD Raha. Usut punya usut kedatangan Kasi Pidsus Moch Kasad SH, MH bersama Darman Hasdi SH ke RSUD Raha itu, untuk mengambil sejumlah foto pengadaan Alkes tahun 2011. Sekitar 41 item pengadaan Alkes didokumentasikan oleh Kejari Raha.

“Kita dokumentasikan sejumlah pengadaan Alkes di RSUD Raha. Data ini hanya sebagai pelengkap saja. Ada sejumlah Alkes seperti alat Anastesi mesin ventilator yang terindikasi kemahalan harga. Kemudian pembelian Dopler alat deteksi jantung pada bayi di poli kebidanan kita temukan sudah tidak berpungsi. Alat alat kesehatan ini juga terindikasi kemahalan harga,” jelas Kasi Pidsus Kejari Raha ini pada sejumlah media di Raha Rabu (17/7).

Menurut Moch Kasad, SH.MH, alkes anastesi mesin ventilator dalam penawaran bernilai sekitar Rp 987 juta. Sedangkan dalam HPS bernilai sekitar Rp harga 1 milyar. Kemudian alat Dopler ( mesin deteksi jantung bayi ), harga penawarannya Rp 37 juta, sedangkan HPS Rp 38 juta..
“Indikasi pengadaan alat alat kesehatan ini kemahalan. Seperti pengadaan dopler, perkiraan kami harganya cuma sekitar Rp 5 sd Rp 8 juta,” tambah Kasi pIdsus.

Ketika disinggung kapan para tersangka akan dipanggil, kata salah satu jaksa senior di Kejari Raha ini usai lebaran. “Usai lebaran kasus ini akan kita tindak lajuti, termasuk memanggil pihak perusahaan yang ikut lelang proyek ini. Begitu pula calon tersangkanya. Ada juga beberapa barang alkes bbr sudah tidak berpungsi, Nilai penawaran dan HPS sangat tinggi, tidak wajar,” pungkas salah seorang jaksa senior di Kejari Raha ini ( TRI )

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top