Tuntut Gaji 3 Bulan, Anggota PPK dan PPS Serbu KPU

0

Suarakendari.com-Puluhan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), berunjuk rasa di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Koltim, Jumat (18/9). Dalam tuntutanya, mereka menuntut gaji/honor mereka yang belum di bayarkan selama tiga bulan.

Anggota PPK Kecamatan Ladongi, Tuyahman mengatakan, selaku panitia penyelenggara pemilukada selalu dituntut oleh KPU untuk bekerja secara profesional, tapi honor mereka belum dibayarkan.

“Pada tanggal 2 september 2015 KPU berjanji, selambat-lambatnya 14 hari setelah pertemuan akan dicairkan dananya. Bahkan komisioner KPU mengatakan, siap menggadaikan ke lima mobil mereka sebagai jaminan untuk membayarkan honor kami. Tapi sampai hari ini, tidak ada kejelasan,” kesalnya.

Dikatakanya, apabila gaji kami yang tiga bulan tidak di bayarkan, maka anggota PPK dan PPS siap mengundurkan diri. “Kami memberikan waktu pada KPU sebelum hari raya Idul Adha untuk membayarkan gaji kami, dan kalau tidak ada kejelasan maka kami harus mundur. Terkecuali ada niat baik KPU untuk merangkul kami, mari kita bekerja sama dengan baik,” harapnya.

Sementara itu Ketua KPU Koltim Darwis mengatakan, sedang mengusahakan agar secepatnya anggaran 4 miliar rupiah dari pencairan tahap ke dua dapat segera terlaksana.

“Kami paham dengan kondisi teman-teman. Bukan hanya PPK dan PPS yang honornya belum di bayarkan, tapi komisioner KPU sebelumnya juga belum dibayarkan. Kami sudah menyurat kepada PJ Bupati Koltim, agar badan keuangan segera mencairkan anggaran 4 miliar rupiah dari pencairan tahap ke dua ini,” jelasnya. (SAWAL)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.