Trigana Air Bayar Santunan Setelah Kelengkapan Surat

SUARAKENDARI.COM, Pihak Trigana Air berjanji akan segera menuntaskan pembayaran uang santunan kepada seluruh korban, setelah kelengkapan surat-surat dari korban dipenuhi. Demikian diungkapkan Tatang Surya selaku Service dan Development Trigana Air di Kota Kendari, Selasa (25/8/2015).

“Kalau masalah santunan pasti akan kami bayarkan, hanya saja ada kelengkapan surat-surat yang harus diurus pihak keluarga, antara lain kartu keluarga, KTP, akta lahir,” jelasnya.

Menurutnya, Trigana Air tidak akan merugikan keluarga korban, pihaknya tetap berupaya untuk memenuhi semua yang menjadi kewajiban dari Trigana, bukan hanya memfasilitasi kepulangan para korban tetapi juga melunasi santunan yang merupakan hak dari korban.

Terkait besaran santunan atau asuransi yang diberikan kepada keluargan korban, pihaknya mengikut pada aturan pemerintah dengan besaran santunan yang akan diberikan kepada setiap korban yakni satu milyar dua ratus lima puluh juta rupiah.

Ia juga sudah menyampaikan terkait hal tersebut kepada keluarga empat keluarga korban asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Saya sudah bertemu langsung dengan empat keluarga korban di Muna, saya juga sudah sampaikan syarat-syarat apa saja yang harus dilengkapi sehingga kami bisa langsung membayarkan apa yang mejadi tanggung jawab kami, yang jelas kami sama sekali tidak akan menahan uang santunan,” tegasnya.

Selain mendapatkan santunan dari pihak Trigana Air, keluarga korban jatuhnya pesawat tersebut juga akan mendapatkan asuransi dari Jasa Raharja.

“Kalau Jasa Raharja itu bukan kami yang urus tapi pihak Jasa Raharja kalau tidak salah, besarannya sekitar 50 juta,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi kepada La Ode Halufin yang merupakan ayah dari almarhum Yusran, ia mengatakan bahwa asuransi dari Jasa Raharja sudah ia terima.

“Kemungkinan sudah ditransfer ke rekening saya, tapi saya juga belum cek, hanya saya diberi tahu, nanti saya cek karena saya masih harus mengurus pemakaman almarhum anak saya,” katanya. (LINA)
SUARAKENDARI.COM, Pihak Trigana Air berjanji akan segera menuntaskan pembayaran uang santunan kepada seluruh korban, setelah kelengkapan surat-surat dari korban dipenuhi. Demikian diungkapkan Tatang Surya selaku Service dan Development Trigana Air di Kota Kendari, Selasa (25/8/2015).

“Kalau masalah santunan pasti akan kami bayarkan, hanya saja ada kelengkapan surat-surat yang harus diurus pihak keluarga, antara lain kartu keluarga, KTP, akta lahir,” jelasnya.

Menurutnya, Trigana Air tidak akan merugikan keluarga korban, pihaknya tetap berupaya untuk memenuhi semua yang menjadi kewajiban dari Trigana, bukan hanya memfasilitasi kepulangan para korban tetapi juga melunasi santunan yang merupakan hak dari korban.

Terkait besaran santunan atau asuransi yang diberikan kepada keluargan korban, pihaknya mengikut pada aturan pemerintah dengan besaran santunan yang akan diberikan kepada setiap korban yakni satu milyar dua ratus lima puluh juta rupiah.

Ia juga sudah menyampaikan terkait hal tersebut kepada keluarga empat keluarga korban asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Saya sudah bertemu langsung dengan empat keluarga korban di Muna, saya juga sudah sampaikan syarat-syarat apa saja yang harus dilengkapi sehingga kami bisa langsung membayarkan apa yang mejadi tanggung jawab kami, yang jelas kami sama sekali tidak akan menahan uang santunan,” tegasnya.

Selain mendapatkan santunan dari pihak Trigana Air, keluarga korban jatuhnya pesawat tersebut juga akan mendapatkan asuransi dari Jasa Raharja.

“Kalau Jasa Raharja itu bukan kami yang urus tapi pihak Jasa Raharja kalau tidak salah, besarannya sekitar 50 juta,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi kepada La Ode Halufin yang merupakan ayah dari almarhum Yusran, ia mengatakan bahwa asuransi dari Jasa Raharja sudah ia terima.

“Kemungkinan sudah ditransfer ke rekening saya, tapi saya juga belum cek, hanya saya diberi tahu, nanti saya cek karena saya masih harus mengurus pemakaman almarhum anak saya,” katanya. (LINA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *