Connect with us

Tipu Seorang Gadis, Brigjen Gadungan Ini Ditangkap Polisi

Uncategorized

Tipu Seorang Gadis, Brigjen Gadungan Ini Ditangkap Polisi

KOLAKA TIMUR,SUARAKENDARI.COM – “Brigadir Jendral TNI” Razak terpaksa ditangkap oleh Polisi di PosPol Lalolae, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Dia ditangkap lantaran menipu seorang gadis didaerah tersebut yang berinisial D. Bahkan sang Jendral tersebut nyaris saja dihakimi oleh masyarakat sekitar lantaran sudah gerah dengan ulah sang Jendral.

Saat diinterogasi polisi ternyata Razak merupakan tentara gadungan dengan pangkat Brigadir Jendral. Hal ini dilakukannya demi memikat hati D yang merupakan mantan kekasihnya. Kepala Pos Polisi Laloale, Brigadir Edi Sugianto mengatakan, sebelum ditangkap Razak pernah melakukan kekerasan terhadap gadis berinisial D tersebut.

“Razak ini pernah melakukan kekerasan terhadap D yang merupakan anak dari bapak Satu. Kemudian Razak ini juga melakukan penipuan dengan mengatasnakaman dirinya jendral bintang satu, marinir. Kemungkinan hal ini dilakukan untuk memacari kembali korban yang berinisial D. Sudah kita tahan dan untuk saat ini belum ada pasal yang kita kenakan karena masih proses pemeriksaan. Ada kemungkinan penipuan karena dia mengaku sebagai jendral bintang satu,” katanya, Senin (26/05/2014).

Sementara itu korban yang berinisial D mengaku kenal dengan Razak lewat jejaring sosial, yaitu facebook. Setelah ketahuan tertipu dia kemudian memutuskan hubungan namun Razak terus mengejar D hingga berani datang kerumah sang gadis denganb pangkaian lengkap, bahkan dengan pangkat Brijen.

“Saya tanya apa pekerjaanmu, dia bilang angkatan laut dan tugas di Timika, Jayapura. Saat itu dia pakai celana cokelat dan baju Polisi. Justru saya jadi heran, bisanya angkatan laut tapi baju polisi,” kata korban, D.

Di tempat yang sama, ayah korban yang bernama Satu, menjelaskan, dirinya kaget ketika  jendral bintang satu gadungan itu datang ke rumahnya. “Begitu dia keluar dan buka jaketnya ternyata pangkatnya bintang satu dan memakai baju polisi. Kalau pangkat Brigjen itu berarti level Kapolda. Tapi kenapa bisa marinir pakai baju polisi,” ungkap Satu, heran.

Mementara itu. saat diperiksa polisi,  Razak tidak mengakui dirinya sebagai marinir. “Tidak pernah saya mengaku sebagai marinir pak. Bisa kita tanya langsung sama itu perempuan,” jawabnya dengan singkat.

Pihak Pospol pun saat ini tengah melakukan pemeriksaan sejumlah pihak. Termasuk Razak dan sejumlah saksi.  Polisi juga masih menyelidiki identitas dan alamat domisili Razak.

Dengan kejadian ini, pihak kepolisian  memperingati para  pengguna jejaring sosial agar jangan mudah terpengaruh dengan orang yang tidak dikenal. Hal ini guna untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. ABDI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top