Connect with us

Tipu Rekannya 19 Milyar, Djoni Rosadi, Big Bos PT. DRI Masuk Rutan

Hukum & Kriminal

Tipu Rekannya 19 Milyar, Djoni Rosadi, Big Bos PT. DRI Masuk Rutan

KOLAKA,SUARAKENDARI.COM- Djoni Rosadi, Komisaris PT. Dharma Rosadi Internasional (DRI) yang bergerak disektor tambang, kini resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Kolaka, Sulawesi Tenggara sore tadi. Dia dimasukkan kedalam Rumah Tahanan Kelas II B Kolaka sebagai tahanan titipan Kejaksanaan Negeri Kolaka. Djoni Rosadi sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 April 2013 tahun lalu. Namun dirinya sempat dinyatakan buron oleh Polda setempat.

Djoni Rosadi juga tercatat sebagai Komisaris PT. Perkakas Rekadaya Nusantara dan Komisaris PT. Equator Reka Citra, salah satu perusahaan eksportir pasir laut, yang disinyalir melakukan penyelundupan pasir laut besar-besaran ke Singapura dan mengemplang pajak.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kolaka, Dwi Cipto mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan lengkap sebab masih mempelajari berkas pelimpahan dari Polda Sulawesi Tenggara. “Kami menerima tersangka kasus yang dilimpahkan Polda Sultra atas laporan pelanggaran pasal 372 dan pasal 378 KUHP, dugaan penipuan ore. Saya belum lihat juga kasusnya seperti apa, jadi belum bisa beri keterangan lengkap,” katanya, Jumat (20/06/2014).

Tidak banyak informasi yang bisa di gali dari pihak Kejaksaan Negeri Kolaka. Bahkan pihak Kejaksaan Negeri Kolaka terkesan menyembunyikan sang tersangka. Sebab disaat awak media berkumpul di pintu depan kantor itu untuk melihat tersangka keluar dari gedung tersebut, pihak Kejaksaan justru mengeluarkan tersangka lewat pintu sampiung dan berhasil mengecoh awak media.

Namun Informasi yang berhasil dihimpun, Djoni Rosadi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh Polda Sultra atas laporan direktur CV. Malibu, Hamid Thalib dengan nilai kerugian sekitar Rp19 miliar. Hal itu merujuk pada hasil penjualan ore nikel CV. Malibu. Perushaan itu merupakan perusahaan Joint Operation (JO) PT. DRI. CV.Malibu merasa tertipu oleh PT. DRI karena ore-nya sebanyak 55 ribu WMT yang telah diekspor ke China oleh DRI pada 2011 lalu, tidak dibayarkan hingga sekarang. Sehingga Malibu menderita kerugian sebesar Rp19 miliar.

Pada saat penetapan sebagai tersangka Polda Sultra sempat dikelabui oleh Djoni Rosadi saat dijemput dikediamannya di Bandung, Jawa Barat. Kala itu Djoni Rosadi hendak melarikan diri ke luar negeri. Untungnya polisi cepat berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan Polda Metro Jaya untuk mencekal Djoni keluar negeri, setelah ditetapkan sebagai DPO. Dirinya pun berhasil ditangkap di Bandara Soekarno Hatta Jakarta beberapa waktu yang lalu, dirinya pun sempat mendekam di sel Polda Sultra selama 2 minggu yang akhirnya diserahkan ke Kantor Kejaksaan Negeri Kolaka guna jalani proses hokum selanjutnya. ABDI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top