Connect with us

Tips Memilih Hewan Kurban yang Aman Dikonsumsi

tips daging layak konsumsi

Bisnis

Tips Memilih Hewan Kurban yang Aman Dikonsumsi

KENDARI, SUARAKENDARI.COM-Menjelang hari raya Idul Adha, masih banyak warga yang belum mengetahui cara memilih daging sapi yang aman, sehat, utuh dan halal sehingga gangguan kesehatan pun terjadi. Namun jangan khawatir, ada beberapa tips memilih hewan kurban yang aman dikonsumsi antara lain, daging kurban yang layak konsumsi dapat dilihat dari fisik hewan itu sendiri. seperti postur hewan yang tegap, tidak cacat, tidak kurus dan bula perlu meminta bantuan petugas dinas peternakan memeriksa kesehatan hewan.

Selain fisik hewan, tempat penampungan maupun. Penjualan juga bisa mempengaruhi kesehatan hewan. Fisik hewan tersebut bisa dilihat dari beberapa aspek. Misalnya melalui bulu hewan yang mengkilat dan tidak berdiri. Hewan kurban yang sehat tidak mengeluarkan cairan (darah) dari lubang-lubang hewan seperti mata, hidung, teling, mulut, ataupun anus. Selain itu, gigi susu dari hewan juga harus kupak atau tanggal dan berganti dengan gigi dewasa semua.

Usia hewan juga harus diperhatikan oleh calon pembeli. Untuk sapi dan kerbau bisa dengan usia sekitar 2 tahun, sedangkan kambing dan sapi berkisar usia 1 tahun.

Daging Sehat

Berikut tips memilih daging kurban yang aman dikonsumsi antara lain

1. Perhatikan Warna Daging

Daging yang segar dan berkualitas dapat diketahui dari warnanya. Daging sapi yang masih fresh berwarna merah dan segar, tidak pucat dan tidak kotor.

Warna daging bervariasi tergantung dari jenis hewan secara genetic dan usia, misalkan daging sapi potong lebih gelap daripada daging sapi perah, daging sapi muda lebih pucat daripada daging sapi dewasa.

2. Tekstur Daging

Daging sapi yang segar memiliki tekstur yang terasa kenyal. Tekanlah sedikit daging tersebut, jika kembali ke posisi semula berarti daging tersebut masih baru dan segar. Pada daging busuk akan terasa lembek saat ditekan.

3. Bau / Aroma

Daging yang segar memiliki aroma yang segar juga, sementara daging busuk akan menimbulkan bau menyengat tidak enak atau asam.

4. Tidak Berair

Jika Anda membeli daging mungkin Anda sering melihat cairan berwarna merah mirip darah. Cairan itu bukanlah darah melainkan “sari” dari daging tersebut (kelembapan).

Secara normal daging mempunyai permukaan yang relative kering sehingga dapat menahan pertumbuhan mikroorganisme dari luar yang mempengaruhi daya simpan daging tersebut.

Cobalah untuk membeli daging yang tidak berair, karena jika berarir maka daging tersebut sudah berada cukup lama berada di udara bebas.

5. Keempukan

Keempukan daging ditentukan oleh kandungan jaringan ikat. Semakin tua usia hewan susunan jaringan ikat semakin banyak sehingga daging yang dihasilkan semakin liat atau keras.

Jika ditekan dengan jari, daging yang sehat akan memiliki konsistensi kenyal.

6. Kandungan lemak (Marbling)

Kandungan lemak (marbling) adalah lemak yang terdapat diantara serabut otot (intramuscular). Lemak berfungsi sebagai pembungkus otot dan mempertahankan keutuhan daging saat dipanaskan. Marbling berpengaruh terhadap cita rasa.

7. Cek Sertifikat Halal

Hal ini bisa terbilang yang paling penting, supplier atau penjual daging yang halal dan profesional tentu mempunyai izin halal dari pihak MUI. Pastikan Anda membeli daging dari penjual / supplier daging yang mempunyai izin halal.

drh. Fetty pun mengatakan kualitas daging dipengaruhi dari cara pemeliharaannya meliputi pemberian pakan, tata laksana pemeliharaan, dan perawatan kesehatan dan proses pemotongan.(dari berbagai sumber )

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis

To Top