Connect with us

‘Timbun’ BBM, Pemilik APMS Ditangkap Polisi

Daerah

‘Timbun’ BBM, Pemilik APMS Ditangkap Polisi

KOLAKA UTARA,SUARAKENDARI.COM- Polres Kolaka Utara menangkap tiga orang yang terbukti melakukan tindakan penimbunana bahan bakar minyak jenis premium. Mereka adalah Mansyur, Ikdar dan Nonci yang sekaligus sebagai pemilik Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) tempat mereka berbuat kejahatan.

Kepala satuan reskrim Polres Kolaka Utara, AKP Rosana Albertina Labobar menjelaskan bahwa tiga orang itu memang terbukti melakukan penimbunana BBM jenis Premium. Sebelum ditangkap, anggotanya terlebih dahulu memantau pergerakan mereka.

“TKPnya di APMS Nonci ini. Mereka mengisi jergen ukuran 35 liter dengan premium. Padahal premium ini akan dijual untuk subsidi. Setelah itu mereka susun diatas mobil pic up untuk ditimbun,” katanya, Selasa (23/09/2014).

Mereka ditangkap bersama sejumlah barang bukti yang terdiri dari 49 jergen ukuran 35 liter berisi premium dan sebuah mobil pic up yang digunakan untuk mengangkut BBM illegal itu. AKP Rosana Albertina Labobar mengungkapkan bahwa tindakan Nonci itu memang dapat merugikan masyarakat. Terlebih lagi Nonci bebas ‘bermain’ BBM dengan posisinya sebagai pemilik APMS.

“Sebelum ditangkap anggota mengintai dulu selama satu jam. Setelah dia terbukti mengisi jergen yang kemudian ditimbun atau dikumpulkan baru kita tangkap,” kata AKP Rosana Albertina Labobar. Dia akui dan katanya dalam satu jergen itu dia dapat bonus Rp.10 ribu. Yang jelasnya kan ini melanggar hukum dan kalau ada warga yang mau beli di APMSnya pasti sudah habis sebab sudah ditimbun,” tambahnya.

Memang di Kabupaten Kolaka Utara saat ini tengah melakukan penertiban penyalahgunaan BBM subsidi. Bahkan tiap SPBU yang ada didaerah itu dijaga ketat oleh Polisi. “Ini perintah Kapolres dan berlaku diseluruh sentra pengisian BBM. Apakah itu SPBU ataupun APMS. Kini tiga tersangka itu ada di Polres untuk diperiksa lebih lanjut,” tutup AKP Rosana Albertina Labobar. (Ab)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Daerah

To Top