Connect with us

Di Kendari Jendral (Purn) Luhut Panjaitan Sindir Capres Prabowo

Hukum & Kriminal

Di Kendari Jendral (Purn) Luhut Panjaitan Sindir Capres Prabowo

 

KENDARI, SUARAKENDAR. COM- Tim Sukses Jokowi bergerak cepat dan mulai bergerilya di Sulawesi Tenggara. Ini ditandai dengan kedatangan tim sukses Jokowi-JK, Jendral (Purn) Luhut Binsar Panjaitan di Kendari, Jumat (26/5). Di Kendari Luhut kembali menyentil pernyataan keras terkait lawan politik. Menurutnya  tidak ada kewajiban purnawiran TNI untuk mendukung calon presiden dari eks TNI.

Menurutnya, tidak ada kewajiban atau paksaan bagi purnawirawan TNI untuk mendukung Prabowo maju sebagai calon presiden pada pemilu, 9 Juli mendatang.

“ Kalau dia sudah pensiun, hak konstituen masing-masing memilih siapa saja,” ungkap Luhut di Kendari, Jumat (23/5/2014).

“ Ada senior kami purnawirawan Jenderal mantan Kasad menyatakan, heran kalau ada purnawirawan masih memilih eks TNI yang dipecat. Dari TNI aja dipecat masak mau jadi Presiden,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Luhut juga memaparkan, Tim Jokowi-JK menargetkan perolehan suara wilayah timur Indonesia sampai 70 persen. Target perolehan suara hingga 70 persen,, kata Luhut cukup rasional karena figur Jusuf Kalla merupakan simbol wilayah timur Indonesia.

“ Ketokohan Jusuf Kalla juga tandem Jokowi-JK terasa memenuhi harapan publik luas karena karakter keduanya yang disiplin, tegas dan pekerja keras. Beberapa hari saya di Kabupaten Wakatobi, tidak mendengar orang yang menginginkan presiden dan wakil presiden selain Jokowi-Jusuf Kalla,” imbuhnya.

Ia mengklaim, wilayah timur Indonesia diprediksi sebagai lumbungan suara pasangan yang diusung PDI-P, NasDem, PKB dan partai Hanura.

Sementara itu, Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sulawesi Tenggara Hugua yang ikut mendampingi Luhut Panjaitan mengatakan, pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Jokowi-JK adalah sosok yang sudah teruji kepemimpinannya.

“ Jokowi mantan Walikota Solo, Gubernur DKI sedangkan Jusuf Kalla tokoh politik nasional, pengusaha sukses dan mantan Wakil Presiden.

Usungan kepada pasangan Jokowi-JK oleh PDIP, PKB, Nasdem dan Hanura, tambah Hugua, cukup beralasan karena diyakini mampu membawa perubahan untuk bangsa.KIKI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top