Connect with us

Tidak Lolos K2, Aliansi Honorer Protes Pengumuman CPNSD

Uncategorized

Tidak Lolos K2, Aliansi Honorer Protes Pengumuman CPNSD

 

RAHA, SUARAKENDARI.COM-Gara gara tidak lolos dalam seleksi penerimaan CPNSD Katagori 2 ( Honorer K2), Senin (3/3) ratusan tenaga honorer yang tergabung dalam Aliansi Honorer K2 Muna, menggelaar aksi di DPRD Muna.

Dalam aksinya koordinator aksi,La Ode Rabiali mengungkap sejumlah honorer yang benar-benar aktif berkantor dan dibiayai APBD malah dinyatakan tidak lolos. Contohnya saja kata dia,honorer K2 di instansi Sat Pol PP Muna,Dinas Kebersihan,dan Polhut. “Sat Pol PP selama ini sudah pasang dada mengawal agenda pejabat,kemudian petugas Dinas Kebersihan setiap hari harus berinteraksi dengan sampah dan kotoran limbah rumah tangga,tapi mereka tidak lulus seleksi. Malah yang lulus adalah orang-orang baru,yang tidak pernah masuk kantor selama bertahun-tahun,”ujar Rabbiali..

Rabiali meminta agar DPRD Muna bersikap, menolak hasil pengumuman CPNSD K2 Muna,sebelum dilakukan ferivikasi dan validasi data mengenai siapa-siapa yang benar-benar aktif sebagai tenaga honorer dan hanya sekedar honorer ‘siluman’.

Menanggapi aspirasi masa ini, ,Ketua Komisi I DPRD Muna,LM Taufan Alam yang didampingi anggota Komisi I,Suhuf Ibrahim Aku berjanji pihaknya akan segera memanggil Kepala BKD Muna untuk memberikan klarifikasi kepada DPRD,yang selanjutnya Komisi I akan melakukan konsultasi ke pusat setelah menggelar hering dengan BKD.

Politisi PKPB yang kini hijrah ke Demokrat ini juga meminta kepada Aliansi Honorer K2 Muna untuk menyerahkan data-data yang falid tentang dugaan adanya honorer siluman dalam pengumuman seleksi K2 Muna baru-baru ini.

Taufan juga mengatakan bahwa secara prinsip DPRD Muna dan Komisi I belum menerima hasil pengumuman CPNSD K2 Muna sebelum dilakukan verifikasi dan validasi data para honorer yang telah dinyatakan lulus dan belum lulus K2.

Legislator DPRD Muna dua periode ini kemudian memberikan informasi menyejukkan bahwa hasil rapat pemerintah pusat,honorer K2 yang belum lolos seleksi akan diselesaikan atau diangkat secara bertahap sesuai kebutuhan pemerintah daerah,dengan memprioritaskan pengangkatan guru dan tenaga kesehatan. (TRI )

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top