Connect with us

Tewasnya Anggota Pol PP, Walikota Kendari Panen Sorotan

Tewasnya Anggota Pol PP, Walikota Kendari Panen Sorotan

Metro

Tewasnya Anggota Pol PP, Walikota Kendari Panen Sorotan

KENDARI, SUARAKENDARI.COM- Tewasnya Jayus (50) anggota sat Pol PP Kota Kendari membuat publik bereaksi dan menyoroti kebijakan Walikota Kendari, DR Ir Asrun MEng.
Warga di sosial media menilai kasus yang bermula dari penertiban pedagang itu adalah akibat kebijakan yang keliru dari walikota yang condong menggunakan cara-cara kekerasan dalam menegakkan peraturan daerah, serta kurang memberikan tempat pada pedagang kecil. “Kasihan anggota Pol PP mereka hanya petugas yang menuruti perintah atasnya,”kata salah satu warga di group FB sultra watch.

Ada juga yang berkomentar lain pemilik akun facebook, Ady Praja.”Kami melihat sat pol pp, sebenarnya tidak tega kepada saudara-saudara kami yang PKL digusur ditendang. Tapi kami turun di lapangan sebelumnya sudah diberikan surat edaran kepada saudara-saudara kita khususnya PKL,dan ketika kami keras atau arogan yang kalian maksud itu, kami hanya menerima perintah dari pemerintah gubernur walikota ataupun bupati,”tulisnya.

Tie Saranani juga berpendapat sama, “Saya sudah pernah bikin status tentang Pasar KOLAM (Kota Lama).Itu pedagang sayur dan sembako harus di lantai satu. Tapi pak walikota dia berkeras harus di lantai dua. Bagaimana ina-ana & perempuan bisa kasih naik barang dagangannya di lantai dua dengan tangga yang terjal, jelas mereka akan malas naik,”kata Tie.

Ada pula bernada pembelaan pada Pemkot Kendari. “Dalam hal penanganan pasar kota menurut yg saya ketahui baik walikota maupun seluruh jajaran yang terkait tidak hanya menerima laporan saja dan main perintah saja dalam mengurus persoalan ini, pendekatan secara personal maupun kelembagaan ditempuh untuk kebaikan dan kepentingan semua tidak hanya pemerintah atau pedagang saja tapi juga untuk seluruh masyarakat kota Kendari yang punya hak dan kepentingan yang sama, dan harus diwujudkan dalam satu keteraturan dan ketertiban melalui peraturan oleh pemerintah yang sah yang dalam hal ini PEMKOT Kota Kendari,”tulis Forum Kota Kendari.

Masih dari akun Forum Kota menulis, “Duka yang sangat mendalam atas meninggalnya Bapak Jayus Kabid Perundang-undangan Sat Pol PP Kota Kendari dalam menjalankan tugas penertiban Pedagang di Pasar Kota Kendari. Tiada kata yang bisa terucap atas musibah ini, selain penyesalan dan “kemarahan” atas perilaku biadab pelaku pemukulan terhadap beliau, Apa yang dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini semua adalah untuk kebaikan seluruh masyarakat tak terkecuali para pedagang itu sendiri, betapa besar biaya yg dikeluarkan oleh Pemkot untuk merealisasikan pasar ini demi kepentingan pedagang, dan harapannya agar mereka dapat berjualan dengan nyaman meningkatkan potensi pembelanja dan keuntungan yang tentu saja para pedagang harus mengikuti aturan, karena kota ini bukan hanya mengatur dan milik para pedagang saja tapi juga ada warga masyarakat lain yang butuh keteraturan dan ketertiban kota. TIM

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top