Terlibat Narkoba Delapan Orang Dibekuk Polisi, Tiga Diantaranya Perempuan di Bawah Umur

SUARAKENDARI.COM-Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga menangkap delapan orang yang terlibat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Tiga diantaranya berinisial, Ti (17), AP (14), dan SS (18) merupakan perempuan di bawah umur yang masih berstatus sebagai siswi pada beberapa sekolah di Kota Kendari.
Sementara lima lainnya adalah laki-laki, yakni Nanang (30), Sutar, Anjasmara, Adrianus, dan Mardi. Dari tangan mereka polisi berhasil mengamankan 11 paket kecil sabu-sabu siap edar, seberat 5,7 gram. Satu tersangka lain yang juga pemilik barang yakni, Anjasmara merupakan residivis kasus sabu-sabu.
Kedelapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu, dibekuk di bilangan Kecamatan Puuwatu pada Minggu (8/11) sekitar pukul 14.30 Wita. Kala itu, mereka sedang berada dalam sebuah mobil menuju tempat karaoke.
Kapolsek Mandonga Ajun Komisaris Polisi (AKP) Robby Topan Manusiwa SIK mengatakan, dari hasil pemeriksaan sampel darah dan urine di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari disimpulkan, tujuh orang dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu. Sedang satu tersangka lainnya negatif, namun tetap diprose karena diduga sebagai kurir.
“Untuk hasil pemeriksaan darah dan urine, tujuh dinayatakan positif menggunakan psikotropika golongan satu jenis sabu-sabu, yang satu orang lagi negatif. Dari penangkapan kedelapan tersangka ini, kami mengamankan 11 paket sabu-sabu siap edar dengan berat 5,7 gram,” ujar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2004 ini, saat menggelar konfrensi pers di Mapolsek Mandonga, Senin (9/11).
Robby menambahkan, selain berhasil mengamankan delapan tersangka dan 11 paket sabu-sabu, pihaknya juga turut mengamankan beberapa barang bukti lain. Diantaranya, uang hasil penjualan sebesar Rp 950 ribu, pipet, korek api gas, dan hanphone (hp).
Dia menegaskan, kini pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai asal muasal sabu-sabu. Lalu kemudian akan dikembangkan sampai ke bandar yang ada di Kendari.
Mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Kendari ini membeberkan, dari delapan orang tersangka tersebut dikenakan dua pasal yang berbeda. Empat diantaranya dikenakan pasal sebagai pengguna, dan empat tersangka lainnya dijerat dengan pasal sebagai pengedar.
“Untuk pengguna dijerat dengan Pasal 127 dan Pasal 131 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana empat tahun penjara. Sementara diganjar Pasal 112 dan 114 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun penjara,” jelas Robby.YJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *