Connect with us

Terkait Smelter, Bupati Kolaka Lakukan Pertemuan dengan PT Vale

Uncategorized

Terkait Smelter, Bupati Kolaka Lakukan Pertemuan dengan PT Vale

 

KOLAKA, SUARAKENDARI.COM- Pemda Kolaka siang tadi, Senin (24/02/2014), menggelar rapat tertutup diaula gedung BKD Kolaka. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka, Ahmad Safei yang didampingi oleh sejumlah SKPD dan Perwakilan dari DPRD. Selain itu juga terdapat sejumlah perwakilan dari PT.Vale. Diketahui rapat tersebut menghadirkan perusahaan PT.Vale guna membahas keseriusan perusahaan tersebut dalam pembangunan pabrik nikel diwilayah Kolaka.

Usai menggelar rapat, perwakilan dari DPRD Kolaka yang diwakili anggota komisi II bidang pertambangan, Akring Johar menegaskan bahwa kesepakatan antara Pemda Kolaka dan pihak PT.Vale untuk membangun pabrik nikel akan mendapat pengawasan dari pihaknya. “Kami dukung sepenuhnya rencana itu. Dan kita juga pasti akan melakukan pengawasa,” katanya.

Akring Johar menambahkan bahwa dalam hal ini harus ada aturan atau ketentuan yang tetap dijaga oleh perusahaan tersebut. Termasuk memerhatikan kelestarian lingkungan dan kearifan lokal yang ada di Kolaka. “Sikap dari kami itu ya tetap mendungkung tapi ada poin-poin penting yang harus dilakukan misalnya tetap menjega kearifan lokal. Termasuk kontribusi PT.Vale terhadap daerah dan itu akan kita diskusikan. Ini kan baru pra kondisi, selanjutnya aka nada pertemuan selanjutnya,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Basrie Kamba, Direktur Government Relations PT.Vale mengatakan bahwa pihak TP. Vale sendiri siap untuk membangun pabrik nikel di Kolaka dan hal ini tinggal menunggu kelanjutan dari pemerintah pusat. “Kami siap tinggal tunggu realisasi dari pemerintah pusat dan memang kami memenuhi undangan Pemda Kolaka untuk membahas masalah pembangunan pabrik,” cetusnya.

Dia juga mengatakan infestasi dalam pembangunan pabrik nanti akan menghabiskan dana sekitar 2,2 milyar dolar. “Ini memang sangat penting karena sudah cukup lama kita memiliki blok yang ada di Kolaka ini. Pokoknya intinya kita serius dan bersedia tinggal menunggu tahap selanjutnya,” tambahnya.

Mewakili Bupati Kolaka, Nurkholis, Asisten II Pemda Kolaka secara singkat menegaskan akan ada pertemuan lanjutan antara pihak Pemda Kolaka dan PT. Vale untuk mebahas masalah ini. “Kalau final belum ada, tapi aka nada pertemuan lanjutan. Ini kita bahas masalah keseriusan pembangunan pabrik. Jadi kita tunggu saja seperti apa langkah berikutnya. Perusahaan tersebut juga sudah berseda dan tinggal menunggu beberapa tahap lagi,” ucapnya secara singkat.

Untuk sekedar diketahui. Dalam wilayah Kolaka dan Kolaka Utara, perusahaan tambang PT. Vale Indonesia, yang dulunya bernama PT. Inco memiliki tiga blok, yaitu dua titik di Kolaka Utara dan satu titik di Kolaka. Pembangunan pabrik dirasa sangat cukup sebab dengan tiga blok perusahaa yang kini berkantor pusat di Brazil ini memiliki luas lokasi konsesi 20 ribu hektar. ABDI

 

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: ANTAM Butuh Modal Tujuh Triliun, Ketua Komisi VII DPR RI Masih Pikir-pikir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top