Connect with us

Terkait Bentrokan, Polisi Militer Tahan Satu Anggota TNI

Metro

Terkait Bentrokan, Polisi Militer Tahan Satu Anggota TNI

KENDARI, SUARAKENDARI-Terkait bentrokan berdarah yang mnenewaskan satu warga sipil, Kamis malam, detasemen polisi militer menahan satu anggota TNI yang diduga terlibat bentrokan. Adalah Kopral Kepala (Kopka) Rusdi masih menjalani pemeriksaan di markas Polisi Militer (POM) Kendari. Ia bersama beserta keluarganya diamankan di kantor POM untuk menghindari amukan massa, yang protes atas meninggalnya korban Erwin.

Komandan Resort Militer (Danrem) 143/ Ho Kendari, Kolonel Inf. Andi Sumanggeruka menyatakan, pihaknya menyerahkan masalah ini ke proses hukum. Situasi di asrama Kodim dan sekitarnya sudah kondusif.

“Anggota tetap diproses di POM, dan kami akan menelusuri soal tanah yang diklaim keluarga korban. Tetapi yang kami ketahui tanah di asrama kodim itu sudah menjadi milik Kodim Kendari,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Erwin (32) warga Bunga Kolosua, Kelurahan Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara tewas ditebas parang oleh Ardi, anak oknum TNI di sekitar asrama Kodim 1417/ Haluoleo Kendari, Kamis (5/6/2014) pukul 22.15 wita.

Korban mengalami luka iris sedalam lima sentimeter di leher bagian kirinya. Korban sempat dilarikan ke RS Oesmoyo Kendari. Namun sayang nyawanya tak tertolong. KIKI

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top