Connect with us

Terkait Bahan Peledak, Ditpolair Polda Sultra Tahan Sepuluh Nelayan

Hukum & Kriminal

Terkait Bahan Peledak, Ditpolair Polda Sultra Tahan Sepuluh Nelayan

Terkait Bahan Peledak, Ditpolair Polda Sultra Tahan Sepuluh Nelayan

SUARAKENDARI.COM-Kepolisian Polda Sulawesi Tenggara menahan sebuah kapal motor nelayan yang dinahkodai AR (28) tahun dan sembilan ABK, warga nelayan asal kabupaten bombana berlayar dari Sinjai Sulawesi Selatan saat hendak  menuju perairan Papua untuk mencari ikan.

Dari hasil pemeriksaan diatas kapal, oleh subdit gakkum ditpolair polda sultra, menemukan enam karung isi 25 kg amonium nitrate, detonator, sumbu peledak, botol kosong, serbuk korek kayu,  gulungan selang sumbu dan dua pak korek kayu.

“Sejumlah bahan peledak tersebut akan di olah dan dikemas kedalam wadah berupa botol hingga menjadi bom siap pakai oleh nelayan dalam mencari ikan diwilayah perairan.

“Penggunaan bahan peledak jenis amonium nitrate sangat dilarang oleh undang-undang negara ri, dan membahayakan jiwa, juga merusak ekosistem biota laut yang berdampak kerugian negara dan masyarakat.” ucap kasubdit gakkum

Melalui konfirmasi Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto, membenarkan adanya proses penegakan hukum oleh jajaran Subdit Gakkum Dit polair Polda Sultra terhadap sepuluh ABK kapal nelayan Anugrah 02 yang ditemukan sedang berlayar di wilayah perairan selat kabaena dari sinjai sulsel tujuan peraiaran papua. Kapal memuat  bahan peledak jenis amonium nitrate dan tanpa dilengkapi dokumen perikanan yang sah.

“Saat ini sepuluh ABK  dan barang bukti diamankan di mako polair untuk kepentingan penyidikan,”katanya.

Adapun ancaman pidana yang persangkakan pada para tersangka yakni, Undang-undang RI Nomor 45 tentang perikanan dan undang-undang darurat no.12 tahun 1951 tentang bahan peledak dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.. YS

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top