Connect with us

Terbukti Korupsi, Tiga Mantan Anggota DPRD Sultra Ditahan

Hukum & Kriminal

Terbukti Korupsi, Tiga Mantan Anggota DPRD Sultra Ditahan

KENDARI, SUARAKENDARI.Com – Tiga mantan anggota DPRD Sulawesi Tenggara periode 1999-2004, dijebloskan ke penjara karena terbukti korupsi dalam kasus perjalanan dinas fiktif.

Eksekusi tiga eks legislator itu dilakukan, setelah terbitnya putusan Mahkamah Agung yang menjatuhkan vonis bersalah atas ketiganya.

“Ketiga mantan anggota DPRD itu kami serahkan langsung ke Kepala Lembaga Pemasyarakata (Kalapas) Kendari pada pukul 09.00 Wita tadi pagi. Mereka akan menjalani hukuman selama satu tahun sesuai dengan putusan kasasi MA,” Ungkap kepala seksi penerangan dan humas Kejaksaan Tinggi Sultra, Baharuddin SH. MM, di kantornya, Kamis (23/1/).

Tiga terpidana korupsi tersebut menurut Baharuddin, dihukum bersalah karena melakukan perjalanan fiktif di Jawa Barat.

“Jadi yang sampai di Jabar hanya staf DPRD yang menjadi pendamping. Tetapi 8 eks anggota dewan ada yang tiba di bandara lalu kembali, ada yg ke bogor namun bukan urusan studi banding dan sebagian lain ke Jakarta kegiatan partainya,” terangnya.

Selanjutnya, masing-masing eks anggota DPRD Sultra tetap menerima dana sebesar Rp. 26,5 juta perorang. Dana tersebut digunakan untuk uang tiket dan akomodasi, padahal mereka tidak melaksanakan studi banding. Namun belakangan mantan legislator tersebut membuat laporan fiktif ke Jawa Barat.

Dikatakan Baharuddin, para terpidana selain menjalani hukuman 1 tahun mereka juga dikenakan denda Rp. 50 juta dan uang pengganti.

Di tempat terpisah, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Kendari, Lukman membenarkan penahanan tiga mantan anggota DPRD Sultra.

” Tiga mantan anggota DPRD Sultra itu tiba pukul 09:00 pagi tadi bersama dengan Kasi Pidsus Kejari Kendari dan kami bertiga menerima pelimpahan terpidana itu,” katanya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (23/1).

Ditambahkan Kalapas, tiga mantan anggota DPRD Sultra menempati blok Tipikor kamar 17 dan 18.

” Awalnya saya kira tiga orang itu pembesuk tahanan, tetapi pas pak Bariun bilang mereka akan menjalankan putusan MA dan dibelakangnya sudah ada pihak dari Kejari Kendari,” jelasnya.

Saat ini pihak Kejaksaan negeri Kendari masih menunggu putusan Mahkamah Agung untuk lima mantan anggota DPRD yang lainnya. (KIKI)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal

To Top