Connect with us

Dua Universitas Ternama Australia Kaji Dampak Tambang Sultra

Metro

Dua Universitas Ternama Australia Kaji Dampak Tambang Sultra

KENDARI, SUARAKENDARI.COM-Aktivitas pertambangan rakyat  skala kecil (ASM) di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) memikat dua universitas ternama asal Australia menelisik dampak sosial ekonomi bagi masyarakat.

Dengan menggandeng Universitas Haluoleo (UHO), selaku mitra di Indonesia timur. Dua universitas tersebut (Charles Darwin University dan The Australian National University)  memperkenalkan program softwer Frontline SMS dan Geographical Information System (GIS) sebagai sarana partisipasi publik atas
aktivitas tambang di Sultra

Diakui tambang di Sultra, memiliki potensi mengentaskan kemiskinan atau mampu memperbaiki pendapatan masyarakat. Namun sebaliknya, bila tambang tidak ditata kelola dengan baik, maka dampak negatif akan mengintari kehidupan sosial masyarakat.

Dr. Rohan Fisher dari Charles Darwin University menjelaskan untuk mengetahui kehidupan sosial tersebut, butuh layanan partisipasi publik. Diantaranya, dengan mengunakan sistem penerapan Frontline SMS dan Geographical Information System (GIS) Traning.

“Dengan menggunakan layanan ini, kita mudah mengetahui apa yang terjadi di sekitar masyarakat,” ujar Rohan saat memberikan materi pelatihan Frontline SMS dan GIS di ruang rapat Kampus UHO selasa (9/9)

Softwer Layanan ini, kata Rohan sukses diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. “Disana, layanan ini sudah lama digunakan publik. Baik itu LSM, peneliti maupun warga. Mereka merasa terbantu, guna mengakses bantuan informasi cepat yang dibutuhkan masyarakat.” tandasnya.

Guna membidik masyarakat Sultra gunakan akses layanan Frontline SMS dan GIS ini, Rohan gelar pelatihan di kampus UHO dengan melibatkan pihak pemerintah, LSM dan UHO selama tiga hari, 9 -11 september 2014.

Omar Pidani, Alumni asal The Australian National University menjelaskan layanan ini dapat membatu pemerintah Daerah dalam mengambil kebijakan terkait hadirnya Tambang di Sultra

Dengan melibatkan sejumlah respoden dari masyarakat, Kata pria sultra yang sedang menyelesaikan gelar doktornya di Australian ini, mengatakan layanan ini dapat memudahkan mengakses kehidupan sosial di masyarakat. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top