Connect with us

Tak Bayar Royalty, Perusahaan Tambang di Bombana Dilapor ke KPK

Suara Lingkungan

Tak Bayar Royalty, Perusahaan Tambang di Bombana Dilapor ke KPK

 

BOMBANA, SUARAKENDARI.COM-Diserbu para Perusahaan Tambang, tidak selamanya memberikan efek positif bagi daerah Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara

Buktinya, sejumlah kewajiban perusahaan yang harus disetor kepada daerah, tapi banyak yang “menolak” alias enggan untuk dilunasi

Kepala Dinas Pertambangan dan energi Kabupaten Bombana, Yusuf Lara menuturkan hampir semua perusahaan tambang di Bombana menunggak, membayar sejumlah kewajiban royalti kepada Daerah.

“Kalau di Bombana, hampir semua perusahaan yang bergerak di tambang, rata-rata menunggak. Padahal berkali-kali sudah surati dan hingga melakukan koordinasi dilapangan, tapi hasilnya, hingga sekarang tidak ada realisasi dari pihak perusahaan,” ujar Yusuf

Jenuh menunggu janji-janji kosong dari pihak perusahaan, Juli lalu, Yusuf Lara mengaku sudah menyetorkan sejumlah data tunggakan perusahaan itu, kepada Komisi Pemberantas Korupsi (KPK)

“Bulan Juli lalu, KPK lalukan supervisi di Kendari. Dikesempatan itu kami menyetorkan data tunggakan para perusahaan itu kepada mereka,” jelas yusuf Lara.

Dirinya masih enggan menyebut nominal tunggakan tersebut, namun ditaksir tunggakan bisa capai Miliaran rupiah. “Ada sekitar 89 perusahaan tambang di Bombana ini yang memiliki Izin Usaha Pertambangan. Sedangkan rata-rata dari mereka itu, hampir semua memiliki tunggakan kepada Pemkab,” paparnya.

Diketahui, beberapa kewajiban perusahaan diantaranya, iuran terkait izin ekplorasi dan eksploitasi, iuran terkait UKL-UPL, serta iuran lain yang terkait kewajiban penambangan perusahaan akibat beraktivitas diwilayah hukum Bombana. (DAR)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Suara Lingkungan

To Top