Tafdil : Singkirkan Sistem Nepotisme Jabatan !

BOMBANA,SUARAKENDARI.COM-Bupati Bombana H. Tafdil mulai terapkan budaya baru soal penobatan pegawai yang ingin menduduki suatu jabatan di lingkup Birokrasi Kabupaten Bombana.

Budaya Kolusi dan Nepotisme yang sebelumnya mengakar pada pengangkatan seorang penjabat, kata Tafdil sudah sepatutnya ditinggalkan jauh-jauh di era sekarang ini.

Guna memuluskan niatannya itu,  pria kelahiran Kading, 6 Juli 1973 mulai menerapkan sistem  uji kompetensi jabatan atau dikenal dengan istilah sistem lelang jabatan di lingkup pemerintah kabupaten Bombana. 

“Penerapan sistem lelang jabatan, membuat semua pegawai memiliki peluang sama dalam menduduki suatu jabatan. Tidak ada lagi istilah suka atau tidak suka maupun dekat atau tidak dekat. Semua sama dan harus mengikuti uji kompotensi,” pungkas Tafdil usai melantik 67 pejabat eselon III dan IV hasil uji Kompetensi lingkup pemkab Bombana (18/8)

Ketua DPP PAN Bombana ini menjelaslan, hadirnya sistem uji kompetensi ini dapat mengubur sistem kecemburuan maupun sistem transasksi jabatan. “Saya ingin di kepemerintahan saya ini tidak ada istilah transaksi jabatan, apalagi yang disebut mahar jabatan. Tidak ada istilah jauh atau dekat. Semua sama yakni, Saya ingin mengajak aparatur bahwa, kita satu tujuan. Yakni bagaimana memajukan daerah agar cepat berkembang dan masyarakatnya makmur,” jelas Tafdil

Bupati yang dilantik 25 Agustus 2011 ini bertekad akan terus menerapkan sistem uji kompetensi dalam mengangkat sebuah jabatan di lingkup pemkab Bombana. “Sistem ini sangat bagus, semua pegawai punya hak yang sama, silahkan ikut konteks kompetensi bila ingin menduduki suatu jabatan, tidak ada istilah intervensi dan saya yakin semua suka dengan ini,” tutupnya. (DAR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *