Connect with us

Surat BKN yang Beredar di Bombana Ternyata Palsu

Uncategorized

Surat BKN yang Beredar di Bombana Ternyata Palsu

BOMBANA,SUARAKENDARI.COM-Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, resmi nyatakan surat mengatasnamakan BKN dan beredar di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, tanggal 31 Mei lalu  adalah palsu.

Surat akal-akalan yang berisi perintah BKN agar pemkab Bombana memproses pemberkasan honorer K1 Bombana sebanyak 171 untuk jadi PNS itu, ternyata palsu alias surat yang diduga dibuat oleh oknum tertentu, dengan memiripkan, seolah-olah datang dari perintah BKN.

Namun “akal bulus” itu terbongkar, ketika BKN secara resmi mengirim surat kepada pemkab Bombana tertanggal 13 Juni 20014. Dalam Surat klarifikasi bernomor C.26.30/V.106-10/59 itu, BKN RI tegas nyatakan pihaknya tidak pernah membuat surat terkait permintaan pemberkasan honorer K1 kepada pemkab Bombana.

Bahkan datangnya surat bantahan BKN itu, langsung dari pejabat Deputi Bidang Pembina Manajemen Kepegawaian BKN, Yuliana Setiawati.NN.SH.MM.  Ibu ini, sempat dipalsukan tandatangannya dalam surat ilegal BKN yang diberi karangan nomor E-26-30/V.103-8/101.

Bahkan si pembuat surat ilegal itu, dengan sengaja memaraf atau mencaplok tanda tangan ibu Yuliana, lalu didaulat sebagai Deputi Bidang Informasi Kepegawaian dengan label atas nama BKN.

Makin terangnya indikasi kepalsuar surat tersebut, ketika mencermati rilisan surat klarifikasi ibu Yuliana tanggal 13 Juni. Dijelaskan hadirnya surat BKN ilegal di Bombana itu, (hadir tanggal 31 Mei lewat via kantor pos, dan tertulis dipenanggalan surat, 24 April 2014).

Sementara di tanggal tersebut, ibu Yuliana tidak lagi mejabat sebagi Deputi Bidang Informasi Kepegawaian BKN sebagaimana di caplok dalam surat ilegal tersebut.

Melainkan Ibu Yuliana sudah pindah jabatan jadi Deputi Bidang Pembina Manajemen Kepegawaian BKN sejak tanggal 11 Maret 2014. Informasi itu dituangkan secara jelas dan gamblang dalam surat klarifikasinya, sembari dengan tegas nyatakan bahwa surat edaran BKN di Bombana adalah palsu.

Surat yang mengatasnamakan BKN sempat menghebohkan Pemkab Bombana. Sebab perkara surat ilegal yang mengatasnamakan BKN bukan hal pertama, namun yang kedua kalinya sepanjang tahun 2014 ini.

Kepala BKD Bombana, Man Arfa mengatakan, sejak surat permintaan pemberkasan tenaga honorer K1 itu diterima, pihaknya sudah curiga. Selain proses pengirimannya diluar kewajaran, siapa pengirim surat itu juga tidak jelas. Namun Pemkab Bombana tak mau gegabah mengambil keputusan, sebelum melakukan klarifikasi langsung di BKN.

Man Arfa mengaku, saat melakukan klarifikasi di BKN, dirinya beberapa kali ditelpon seseorang yang mengaku Joko Suardi.  pria tersebut disebut-sebut sebagai staf Dalpeg di BKN. Bahkan Joko Suardi meminta kepada Man Arfa agar dia tidak ikut serta dan tidak melibatkan perwakilan honorer dan anggota DPRD dalam klarifikasi itu. Joko Suardi hanya membolehkan asisten 3 yang menghadap. Alasannya, pimpinannya di Dapleg 2 merasa keberatan jika banyak yang turut campur.

Namun Man Arfa tidak mau mendengar saran Joko Suardi. Mantan kepala Dispenda ini membawa semua rombongannya ke BKN. Hasilnya tidak sia-sia,  Joko Suardi yang mengaku sebagai staf Dalpeg 2 ternyata tidak terdaftar di BKN baik sebagai staf apalagi pejabat. Pernyataan ini dipertegas oleh Pak Gede, direktur pengawasan dan pengendalian kepegawaian BKN. “Sudah banyak terjadi penipuan yang mengatasnamakan pejabat BKN. Jadi jangan terlalu dipercaya pak,” kata Man Arfa mengutip pernyataan Pak Gede.

Dengan hasil klarifikasi tersebut, Man Arfa menjadi bukti jika ada oknum-oknum tertentu yang sengaja mempermainkan nasib honorer K1. Olehnya itu, dengan kejadian seperti ini, Man Arfa meminta kepada honorer ataupun masyarakat Bombana agar jangan mempercayai isu-isu penerimaan CPNS dari luar, selain informasi resmi dari BKD. “Saya tegaskan, sejak saya menjadi kepala BKD, semua informasi tentang kepegawaian dan CPNS, semuanya akan disampaikan secara transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” ungkapnya. (DAR)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top