Connect with us

Sultra Butuh Inovasi Teknologi Pertanian

Metro

Sultra Butuh Inovasi Teknologi Pertanian

KENDARI, SUARAKENDARI.Com-Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam SE MSi mengatakan untuk mencapai produksi pangan yang optimal, maka diperlukan Inovasi Tehnologi Pertanian Spesifik Lokasi.

“Untuk mengantisipasi kesenjangan, maka sangat dipelukan Inovasi pertanian. Setiap inovasi tehnologi pertanian harus memenuhi syarat, secara tehnis dapat diterapkan, secara ekonomi menguntungkan dan secara sosial dapat diterima oleh masyarakat, karena inovasi teknologi pada setiap daerah berbeda-beda,” pungkas Nur Alam.

“Luas wilayah Sulawesi Tenggara 3.814.000 hektar,yang terdiri aats wilayah daratan dan kepulauan, untuk wliayah daratan telah di upayakan berbagai komoditi pertanian dan peternakan. Namun jika ditinjau dari sisi produktifitasnya belum optimal,”kata Nur Alam.

Sulawesi tenggara sebagai salah satu Provinsi ke 3 penghasil kakao di nidonesia dengan luas area 249.234 Hektar,hanya meghasilakan rata – rata produktifitasnya sekitar 900 Kg biji kakao kering per hektarnya.

Hal tersebut berlawanan dengan hasil penelitian terkini oleh beberapa pakar, jika produktifitas tanaman kakao di Sulawesi Tenggara dengan luas area tersebut dapat mencapai 1500 Kg biji kering per hektar.

Lebih lanjut Nur Alam juga menyinggung soal produktifitas pertanian padi,Tahun 2012 luas panen padi Sulawesi Tenggara mencapai 124.511 hektar,dengan luas tersebut hasil panen petani secara keseluruhan hanya menghasilkan 516.292 Ton atau tingkat produktifitasnya 4,14 ton per hektar.

Jika menilik hasil kajian dari Balai pengkajian teknologi pertanian(BPTP) Sulawesi Tenggara, produktifitas padi mencapai 6 samapi 7 Ton per hektar.MIN

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metro

To Top