Connect with us

Suaranya Dikurangi, Partai Nasdem Gugat KPUD Di MK

Uncategorized

Suaranya Dikurangi, Partai Nasdem Gugat KPUD Di MK

KOLAKA.SUARAKENDARI.COM- Pleno penetapan perolehan suara dan kursi Partai Politik (Parpol) serta penetapan calon terpilih anggota legislatif Kabupaten Kolaka yang digelar KPUD Kolaka, Senin (12/5). Rupanya mendapat protes dari PartaI NasDem.

Langkah protes yang dilakukan oleh DPD NasDem, berkaitan perolehan suara Partai NasDem di Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, yang telah disahkan dalam pleno KPU Kolaka tanggal 20 April 2014, namun saat pleno penetapan perolehan suara dan kursi Parpol, Senin (12/5), kemarin, ternyata mengalami pengurangan jumlah suara.

Perubahan jumlah tersebut diketahui karena berdasarkan hasil pleno PPS Lamokato, suara Partai Nasdem sebanyak 614 dan pleno rekapitulasi tingkat PPK Kolaka, berjumlah 1400 suara, yang selanjutnya hasil pleno dua tingkat penyelenggara tersebut disahkan oleh KPU Kolaka tanggal 20 April 2014 dalam pleno rekapitulasi, 20 April 2014.

Namun, ketika pleno penetapan suara dan kursi Parpol yang digelar, kemarin, ternyata KPUD Kolaka menganulir hasil pleno rekapitulasi tanggal 20 April 2014, kemudian menetapkan perubahan hitungan perolehan suara Partai Nasdem. Yakni, di Kelurahan Lamokato berkurang menjadi 530, sedangkan di Kecamatan Kolaka berkurang menjadi 1.356.

“Karena hasil pleno KPU tanggal 12 Mei 2014 (kemarin. Red) telah mengubah perolehan suara Partai Nasdem sebagaimana ditetapkan dalam pleno rekapitulasi tanggal 20 April 2014 lalu. Secara otomatis Partai Nadem merasa dirugikan,” terang Ketua DPD NasDem Kolaka, Andi Syahruddin, saat menggelar konprensi pers, kemarin.

Menurutnya, atas hasil pleno penetapan perolehan suara yang ditetapkan KPU, kemarin, secara otomatis berdampak berkurangnya perolehan suara Partai Nasdem khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) III menjadi berkurang. Yakni, saat pleno rekapitulasi KPU Kolaka tanggal 20 April ditetapkan berjumlah 1.894 suara, namun setelah pleno penetapan suara dan kursi Parpol, kemarin, berkurang menjadi 1.850 suara.

“Terjadinya pengurangan itu, telah berdampak pada akumulasi perolehan suara Partai Nasdem Dapil III, yang awalnya berada diperingkat 10 dari 12 Parpol. Tapi, merujuk hasil pleno KPUD Kolaka, hari ini (Senin, 12/5), kini posisi Nasden melorot ke peringkat 11,” tandas Andi Syahruddin didampingi sekertarisnya, Sunaryo Sudjadi.

Karena itu, lanjutnya, atas hasil pleno penetapan suara dan kursi Parpol, kemarin, pihak DPD Partai Nasdem akan menempuh jalur hukum.
“Karena kami (Nadem) merasa dirugikan, tentu upaya hukum menjadi pilihan tepat. Dan, hari ini juga, kami akan mengadukan ke Mahkamah Konstitusi,” ujarnya.

Tentang gugatan yang akan dilayangkan Partai Nasdem ke Mahkamah Konstitusi (MK). Andi Syahruddin, mengaku telah mendapat dukungan dari DPP Nasdem. Bahkan, mantan Sekda Kolaka ini, menyebutkan pihak Badan Hukum (BAHU) Partai Nasdem telah siap mendampingi DPD Nasdem Kolaka mengajukan materi gugatan ke MK.

“Materi gugatannya kami telah siapkan. Dan, pihak DPP Nasdem melalui devisi Badan Hukum juga telah menyatakan kesiapanya mendampingi ke MK,” terangnya lagi.

Menyinggung mengenai terjadinya perubahan perolehan suara Partai Nadem di Dapil III. Ketua Bapillu DPD Partai Nasdem Kolaka, Muhtar Muis, mengatakan bermula atas pengaduan keberatan Partai Bulan Bintang (PBB) ke Panwas Kolaka pada tanggal 25 April 2014 lalu, tentang hasil pleno rekapitulasi KPUD Kolaka, tanggal 20 April lalu, yang menyoalkan perolehan suara Partai Nasdem di Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka.

Dijelaskan Muhtar Muis, tentang materi pengaduan PBB yang dilaporkan oleh Bahrun Bandu ke panwas Kolaka, sebelumnya juga telah disampaikan saat pleno KPU Kolaka tanggal 20 April lalu. Namun, ketika itu pihak KPU menilai keberatan yang diajukan saksi dari PBB tak didukung data akurat, hingga akhirnya pleno yang dipimpin anggota Komisioner KPU, Eritman Rahman ditetapkan dan hasilnya juga ditandatangani oleh saksi PBB.

“Anehnya, hasil pleno sudah ditetapkan dan bahkan juga telah ditandatangani saksi PBB. Tapi, belakangan mengadukan keputusan pleno tersebut ke Panwas Kolaka. Ada apa semua ini,” kata Muhtar Muis, menduga.

Semenara itu, Eritman Rahman dikonfirmasi tentang perubahan suara Partai Nadem di Kelurahan Lamokato, mengatakan, hal tersebut didasarkan atas rekomendasi Panwas Kolaka.

Dalam rekomendasi Panwas tersebut, jelas Eritman, pihak KPU diminta untuk melakukan perhitungan ulang suara Partai Nasdem khususnya di Kelurahan Lamokato termasuk meninjau hasil rekapitulasi PPK Kolaka dengan cara sinkronisasi data form C1 kecil dan C1 plano dalam rapat pleno yang dilaksanakan 4 Mei 2014.

“Setelah kami sinkronkan data form C1 kecil, firm D1, ternyata ditemukan ketidaksesuaian data yang tercatat dalam C1 plano. Dari temuan itu, kemudian kami tindaklanjuti dalam pleno perbaikan perhitungan perolehan suara Partai Nasdem tanggal 11 Mei 2014,” terang Eritman Rahman ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Menanggapi, pleno perbaikan perhitungan perolehan suara Partai Nasdem tersebut, yang secara otomatis menganulir hasil pleno rekapitulasi KPU Kolaka tanggal 20 April 2014 lalu. Rupanya mendapat argumrntasi dari pihak DPD Nasdem Kolaka.

Melalui Ketua Bappilu Nasdem Kolaka, Muhtar Muis, mengatakan hasil pleno perubahan perhitungan perolehan suara partai Nasdem yang digelar 11 Mei 2014, sesungguhnya bertentangan dengan Undang-Undang Pemilu karena dilakukan setelah pleno rekapitulasi KPU Pusat yang digelar tanggal 9 Mei 2014.

“Data yang dilaprkan KPU Kolaka ke KPU Propinsi dan selanjutnya diplenokan KPU Pusat tanggal 9 Mei 2014 lalu, adalah hasil pleno rekapitulasi tanggal 20 April 2014. Artinya, jika merujuk dalam data itu, berarti yang dilaporkan suara partai Nasdem di Kelurahan Lamokato yakni 614 suara dan di tingkat Kecamatan Kolaka, yakni berjumlah 1400,” jelas Muhtar.

Faktanya, lanjut Muhtar, meski perolehan suara Nasdem telah ditetapkan dalam pleno rekapitulasi tingkat KPU Pusat. Namun, saat pleno penetapan perolehan suara dan kursi Parpol, kemarin, justru yang menjadi rujukan oleh KPUD Kolaka adalah pleno perubahan perhitungan yang dilaksanakan tanggal 11 Mei 2014 yang hanya menetapkan suara Nasdem di Kelurahan Lamokato berkurang dari 614 menjadi 530, sedangkan hasil pleno rekapitulasi tingkat Kecamatan Kolaka dari .1400 tinggal tersisa 1.356 suara,” jelas Muhtar.ABDI

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top